Alasan Jenazah Korban Tragedi Mina Bisa Dibawa ke Tanah Air

Minggu, 04 Oktober 2015 - 14:02 WIB
Alasan Jenazah Korban...
Alasan Jenazah Korban Tragedi Mina Bisa Dibawa ke Tanah Air
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia diminta membawa jenazah korban tragedi Mina ke Indonesia, apabila sejumlah keluarga korban menginginkan agar bisa dimakamkan di Tanah Air.

Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay meyakini, tidak semua keluarga korban tragedi Mina menginginkan agar jenazah mereka yang meninggal bisa dimakamkan di Tanah Suci.

"Memang tidak mudah (membawa jenazah ke Tanah Air)," kata Saleh melalui siaran tertulis kepada wartawan, Minggu (4/10/2015).

"Tapi kalau memang keluarganya sangat menginginkan, tentu harus difasilitasi. Tidak semua orang berpikiran bahwa orang yang meninggal di Saudi pasti berkeinginan untuk dimakamkan di sana," imbuhnya.

Saleh mengatakan, hal itu bisa dilaksanakan karena bagian dari perlindungan terhadap warga negara yang diamanatkan konstitusi secara jelas disebutkkan, dalam Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2008 bahwa negara wajib melakukan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan bagi para jamaah haji Indonesia.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, Pemerintah Iran berhasil memulangkan para korban Mina ke negaranya hingga 104 jenazah jamaah haji Iran telah tiba di Teheran.

Sementara, 360 jenazah lainnya akan menyusul setelah proses identifikasi berhasil dilakukan. Saleh mengaku mendapat informasi bahwa jenazah jamaah Iran berhasil dipulangkan setelah Menteri Kesehatan Hassan Qazizadeh-Hashemi mengadakan pertemuan dengan otoritas Arab Saudi.

Lebih lanjut dia berpendapat, semestinya Amirul Hajj Indonesia dan para anggotanya bisa melakukan hal serupa dengan memprakarsai pembicaraan bersama otoritas Arab Saudi Saudi.

"Kalau Iran bisa, Indonesia pun tentu bisa. Apalagi, jemaah haji Indonesia termasuk paling banyak menjadi korban dalam tragedi Mina," tuturnya.

"Sebelum itu, tentu pemerintah diminta untuk menghubungi keluarga masing-masing korban. Dari situ baru nanti kelihatan berapa keluarga yang menginginkan agar korban dimakamkan di Indonesia," pungkasnya.

Pilihan:

PKS Prediksi Indonesia Akan Alami Tiga Krisis
(maf)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved