Info Terkini Korban Tragedi Mina

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 01:46 WIB
Info Terkini Korban...
Info Terkini Korban Tragedi Mina
A A A
JAKARTA - Sampai dengan Kamis 1 Oktober 2015, tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali berhasil mengidentifkasi dua jamaah haji Indonesia yang wafat karena peristiwa Mina.

Dengan demikian, jumlah jamaah haji yang telah diidentifikasi wafat menjadi 59 orang, 55 jamaah haji asal Indonesia dan empat orang WNI mukimin. Adapun dua jamaah yang baru teridentifikasi wafat adalah Abdul Wahab Idris Jafar (BTH 14/A2708444) dan Hosen Ibrohim Nimat ( SUB 48/B1023186).

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Arsyad Hidayat mengatakan, terkait kemungkinan membawa jenazah ke Tanah Air, Arsyad menjelaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Arab Saudi, dan hal itu memang dimungkinkan.

Namun Arsyad melihat selama ini, jamaah haji Indonesia justru lebih memilih untuk memakamkan jenazah keluarganya yang wafat di kota suci Mrkkah ini. Apalagi terhitung sejak 24 September hingga 1 Oktober ini, usia jenazah itu sudah sekitar tujuh hari.

Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit, pihak Muashim sudah memutuskan pada Senin 28 September 2015 lalu untuk memakamkan jenazah yang sudah teridentifikasi.

“Ini sebagai upaya pihak Muaishim sesuai arahan Kementerian Kesehatan untuk tidak terjadinya menularnya wabah penyakit yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Murtiningsih Neman Sunar Akun, jamaah kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 48) yang menjadi korban cedera peristiwa Mina dan dirawat di rumah sakit Arab Saudi, kini sudah kembali ke kloternya. Dengan demikian, jamaah cedera yang masih dirawat di rumah sakit tinggal 4 orang.

Arsyad berharap jamaah haji yang cedera akibat peristiwa Mina, tetap bisa menyempurnakan ibadahnya. Jika belum ke kota Madinah, jamaah bisa tetap meneruskan perjalanannya ke sana sekaligus melaksanakan Ziarah ke Makam Rasulullah dan menyelesaikan Salat Arbain.

Diakui Arsyad bahwa ada informasi dari para ketua kloter dan ketua rombongan terkait trauma psikologis yang dialami korban. Namun itu umumnya terjadi pada hari-hari pertama setelah terjadinya peritiwa Mina.

Setelah dilakukan pendekatan dari ketua kloter, ketua rombongan, dan ketua regu, kondisi jamaah sudah mulai membaik. Bagi jamaah yang saat ini sendiri karena teman sekamarnya wafat pada peristiwa Mina, Arsyad sudah menyarankan ketua kloter untuk memindahkannya agar bisa berkumpul dengan jamaah haji yang lain dan tidak merasa sendiri.

Adapun jumlah jamaah haji yang dilaporkan belum kembali, berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 78 orang menjadi 74 orang dengan rincian sebagai berikut:

1) Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang,
2) Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang,
3) Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang,
4) Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang,
5) Kloter JKS 61 sebanyak 37 orang,
6) Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang,
7) Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang,
8) Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang,
9) Kloter SUB 48 sebanyak 6 orang,
10) Kloter SUB 61 sebanyak 1 orang,
11) Kloter UPG 10 sebanyak 4 orang,
12) Kloter JKG 35 sebanyak 1 orang,
13) Kloter BTH 15 sebanyak 1 orang, dan
14) Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang.

Pilihan:

Istana Gerah Jokowi Diisukan Reuni dengan Keluarga PKI

Hashtag #ImpeachJokowiJK Vs #SupportPresidenRI Ramaikan Twitter
(maf)
Berita Terkait
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
PN Jaksel Gelar Sidang...
PN Jaksel Gelar Sidang Pembacaan Putusan Praperadilan Andrie Yunus Hari Ini
Melembagakan Otot Diplomasi...
Melembagakan Otot Diplomasi Prabowo
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Infografis
Kebakaran Los Angeles,...
Kebakaran Los Angeles, Tragedi Paling Parah dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved