Menteri Agama Sambangi Pesantren Para Ulama Indonesia di Mekkah

Rabu, 30 September 2015 - 20:17 WIB
Menteri Agama Sambangi...
Menteri Agama Sambangi Pesantren Para Ulama Indonesia di Mekkah
A A A
MEKKAH - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri haul ke-22 Syekh Ismail Zein di Pesantren Riyadul Jannah, Ruseifah, Mekkah. Syekh Ismail merupakan ulama terkemuka di Mekkah yang menjadi guru dari sejumlah ulama dan kiai di Indonesia.

“Syekh Ismail Zein adalah ulama besar di Mekkah yang menjadi tempat belajar para kiai dari Indonesia. Selaku pemerintah, saya menghaturkan terima kasih karena tempat ini telah memberikan banyak manfaat,” terang Lukman, Selasa 29 September waktu Arab Saudi.

Haul ke-22 Syekh Ismail diperingati dengan sederhana di dalam Masjid Pesantren Riyadhul Jannah. Selain para santri yang kebanyakan berasal dari Indonesia dan jamaah haji Indonesia, hadir juga salah salah satu ulama Turki, Syekh Mahmud.

Seperti di Indonesia, peringatan haul diisi dengan pembacaan Surat Yasin, Al Waqiah, Al Mulk, dan tahlil. Perjuangan Syekh Ismail dilanjutkan oleh puteranya, Syekh Muhammad bin Ismasil Zein.

Lukman menjelaskan, sejak puluhan tahun yang lalu banyak ulama Indonesia yang belajar di Pesantren Riyadhul Jannah. Karenanya, pemikiran dan ajaran Syekh Ismail banyak mewarnai pandangan ulama Indonesia. Sehingga bermanfaat dalam menjaga Islam di Indonesai agar tetap rahmatan lil alamin, wasathiyyah, tasammuh, tawazun, dan tawassuth.

“Semua itu sesungguhnya karena pengaruh jasa dari banyak guru yang ada di Tanah Suci dan salah satunya adalah yang ada di majelis ini,” tandas Menag.

Selaku pemerintah, Lukman menyampaikan terima kasih kepada Syekh Muhammad yang mampu melanjutkan, tidak hanya memelihara dan menjaga, tapi juga mengembangkan pesantren ini sehingga para pelajar Indonesia bisa belajar dan memanfaatkan ilmunya di Tanah Air.

Syekh Muhammad dalam sambutannya juga menghaturkan terima kasih atas kehadiran Menteri Agama Lukman dan para jamaah haji lainnya. Menurutnya, kehadiran mereka tidak hanya sebagai saudara sesama Muslim, tetapi juga sebagai tamu-tamu Allah. “Barangsiapa menghormati tamu Allah maka akan dihormati Allah,” terangnya.

Syekh Muhammad menambahkan, Pesantren Riyadhul Jannah ini didirikan sejak sekitar lima puluh tahun yang lalu oleh ayahnya, Syekh Ismail Zein. “Alhamdulilah sampai sekarang masih berjalan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Agama memberikan kenang-kenangan kepada Syekh Muhammad berupa sarung tenun khas Indonesia. “Ini sarung khas Indonesia dari saya pribadi semoga menjadikan Syekh Muhammad selalu terkenang dengan Indonesia,” kata Menag sembari menyerahkan bingkisan sarung kepada tuan rumah. Sementara, Syekh Muhammad juga memberikan kenang-kenangan kepada Menag berupa Kitab Suci Alquran.

Seusai pengajian, diadakan makan bersama dengan menu Nasi Kabsah. Tampak Menag dan Syekh Muhammad berbaur bersama para santri dan undangan lainnya, makan bersama sajian nasi dan daging kambing di beberapa penampan besar.
(hyk)
Berita Terkait
Nilai IKPA Kemenag Meningkat,...
Nilai IKPA Kemenag Meningkat, Sekretaris Itjen Sebut Pengawasan Jadi Kunci
Sekjen Kemenag Bicara...
Sekjen Kemenag Bicara Kemanusiaan dan Lingkungan di Konferensi Islam ASEAN
Kemenag Target PTKI...
Kemenag Target PTKI Tahun Ini Gelar Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, Apa Itu?
Capai Target 10 Juta,...
Capai Target 10 Juta, Kemenag Revitalisasi Unit Percetakan Al-Qur'an
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
PaRD Leadership Meeting...
PaRD Leadership Meeting 2025 Bahas Peran Agama dalam Pembangunan Global
Berita Terkini
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved