Bamsoet Endus Upaya Pecah Belah Golkar Jadi Tiga Kubu

Jum'at, 18 September 2015 - 06:08 WIB
Bamsoet Endus Upaya...
Bamsoet Endus Upaya Pecah Belah Golkar Jadi Tiga Kubu
A A A
JAKARTA - Bendahara Umum Partai Golkar Bamabang Soesatyo mengendus upaya kelompok yang ingin menghancurkan Golkar dari dalam. Ada pihak yang dinilai belum puas melihat Golkar porak poranda.

"Ada gelagat mereka ingin memecah belah Golkar kembali menjadi tiga kubu lewat wacana Munaslub Golkar abal-abal akhir-akhir ini," ujar pria yang biasa disapa Bamsoet ini kepada Sindonews, Jumat (19/9/2015).

Padahal, menurutnya, Munaslub Golkar belum mendesak karena masih ada proses hukum dan belum inkrah. Kalau Munaslub dipaksakan sekarang, lanjutnya, pertanyaannya siapa yang menyelenggarakan Munaslub tersebut.

"Karena dalam AD/ART partai jelas tertulis bahwa penyelenggara Munas/Munaslub/Munasus adalah DPP. Jadi, alih-alih memberikan solusi, gagasan Munaslub malah melahirkan masalah baru dan berpotensi membelah Golkar lagi menjadi tiga kubu," tandasnya.

Bamsoet menilai, Munaslub yang dipaksakan itu jelas bukan solusi. Menurut dia, sebaiknya pihak atau kelompok yang mewacanakan Munaslub itu sebaiknya bersabar dan menahan diri.

"Kecuali memang tujuannya ingin menghancurkan Golkar sehancur-hancurnya. Karena memainkan manuver Munaslub itu bisa dibaca sebagai cermin kepanikan dari pihak yang bakal kalah di MA," tegasnya.

Dia meminta, semua pihak sabar dan menahan diri dari syawat politik hingga keputusan inkrah di MA jauh lebih baik. Katanya, karena siapapun tahu, siapa sesungguhnya yang dijadikan kuda troya kekuasaan untuk mencabik-cabik Partai Golkar.

"Wacana Munaslub, saya pastikan tidak akan laku. Pesan saya: Jangan mimpi di siang bolong bisa menggelar Munaslub Golkar seperti Munas Abal-abal di Ancol itu. Tunggu saja proses hukum di MA selesai."

"Jangan karena panik karena takut kalah lalu bermanuver adakan Munaslub. Menang atau kalah itu biasa. Hadapilah kenyataan dengan jiwa besar. Janganlah Partai Golkar yang sudah babak belur ini dihancurkan lagi hanya untuk sekadar bertahan menjadi petinggi partai," pungkas Bamsoet.

PILIHAN:

Pemerintah Ogah Negosiasi dengan Penyandera 2 WNI di PNG

Mendagri Ingin Penanganan Konflik Sosial seperti Orde Baru
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved