Golkar Agung Tak Setuju Munaslub Digelar Tahun Ini

Selasa, 15 September 2015 - 13:37 WIB
Golkar Agung Tak Setuju...
Golkar Agung Tak Setuju Munaslub Digelar Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung, Bowo Sidik Pangarso mengaku tidak setuju jika Golkar menggelar Munas Luar Biasa (Munaslub) tahun ini atau sebelum gelaran Pilkada Serentak. Pasalnya, dia mempertanyakan siapa pihak yang akan menggelar Munaslub tersebut.

"Saya kira kita itu harus berbicara sesuai dengan AD/ART partai. Saya mau tanya kalau Munaslub enggak pilih keduanya (Agung dan Ical) yang gelar Munasnya siapa? Kubu Ical enggak ada SK, kubu Agung punya SK tapi dipermasalahkan," ujar Bowo saat dihubungi wartawan, Selasa (15/9/2015).

Dia menilai, akan lebih baik jika kedua kubu menunggu keputusan inkrah yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung (MA). Sehingga terdapat kejelasan bahwa kubu yang menang yang akan melaksanakan Munaslub.

"Kita harus bicara konstitusional karena Golkar belum ada putusan inkrah. Sesuai dengan keputusan Mahkamah Partai, paling lambat penyelesaian sengketa ini 2016, bisa Februari, bisa Maret. Jadi saya rasa baik kubu Agung maupun Kubu Ical setuju agar MA segera putuskan," tegas Bowo.

Bowo mengaku setuju jika Golkar dipimpin oleh kader muda. Namun menurutnya, tak ada halangan juga bagi Agung maupun Ical jika masih ingin menjabat sebagai Ketua Umum partai yang didirikan oleh Soeharto itu.

"Ya kita sih harap yang senior-senior legowo mau persilakan yang muda-muda maju. Tapi (Agung dan Ical) tidak bisa dilarang untuk maju lagi, karena itu hak politik mereka, kalau di daerah masih mau dipimpin mereka, bagaimana?" ucapnya.

Anggota Komisi VIII DPR itu mengatakan, jika memang akan ada kader muda yang maju, setidaknya terdapat empat nama kader muda yang menurutnya wajib diperhitungkan sebagai Ketua Umum Golkar yang baru.

Bowo berharap, para kader muda ini mampu membawa Golkar terlepas dari konflik dualisme dan kembali menyatukan partai penguasa orde baru ini.

"Ada Airlangga Hartanto, Ade Komaruddin, Agus Gumiwang, Mahyudin. Mereka kasih kesempatan untuk maju menyatukan partai. Kasihan negara ini melihat Golkar seperti ini," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai mengatakan, jelang Pilkada Serentak 9 Desember 2015, Golkar akan memilih kader muda untuk menggantikan Agung Laksono dan Aburizal Bakrie (Ical) yang telah dianggap senior dalam partai berlambang pohon beringin itu.

Pilihan:

Lucu Ada Legislator Tak Paham Tugas Anggota Dewan

Khasiat Minyak Zaitun
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved