Dua WNI Bakal Dibebaskan Selasa Siang

Selasa, 15 September 2015 - 02:25 WIB
Dua WNI Bakal Dibebaskan...
Dua WNI Bakal Dibebaskan Selasa Siang
A A A
JAKARTA - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) Sudirman dan Badar yang disandera anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) rencananya dibebaskan Selasa siang sekitar pukul 12.00 WIT.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Endang Sodik mengatakan, proses pembebasan dua WNI yang rencananya dilakukan malam ini, terpaksa ditunda.

"Untuk waktu negosiasi sampai besok siang (Selasa). Ini permintaan dari tentara PNG dan sepenuhnya kita hormati PNG Army untuk melakukan pembebasan," ujarnya saat dihubungi, Senin (14/9/2015).

Menurut Endang, pihaknya meminta PNG Army mengoptimalkan negosiasi jangan sampai ada korban akibat tindakan represif dari kelompok bersenjata tersebut.

Dalam negosiasi pertama yang dilakukan pada hari ini, kata Endang, kelompok OPM pimpinan Jefry Pagawak meminta kepada Polres Keerom untuk membebaskan dua rekannya yang ditahan karena kasus narkoba.

"Mereka meminta dalam waktu 24 jam untuk menyerahkan temannya yang ditahan Polres Keerom karena kasus kriminal narkoba. Mereka menuntut pertukaran. Namun, sementara ini kita melalui Konsulat RI Vanimo meminta Bupati Keerom melakukan pembebasan sandera," katanya.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, bila pimpinan OPM Jefry Pagawak merupakan orang yang dicari selama ini dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri karena terlibat dalam kasus Abepura berdarah. Dimana mereka melakukan penyerangan ke Mapolsek untuk membebaskan rekannya yang tertangkap.

Endang menuturkan kronologis penyanderaan kedua WNI ini berawal ketika lima warga Indonesia yakni, Sudirman, Badar, Syarifudin, Yani dan Kibo tengah menebang kayu di Kampung Skopro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG) pada 9 September lalu.

Saat itu mereka didatangi tujuh orang bersenjata laras panjang dan panah. Salah seorang warga bernama Kibo, tewas ditembak OPM. Mendapat laporan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan.

Hasilnya, diketahui bila dua WNI bernama Sudirman dan Badar disandera OPM pimpinan Jefry Pagawak. Sedangkan, dua lainnya yakni, Syarifudin dan Yani, melaporkan kejadian itu ke Mapolres Keerom.

"Saat ini mereka berada di Skouwtiou dan sudah masuk wilayah PNG. Karena sudah lewat perbatasan maka petugas pengamanan perbatasan tidak bisa mengejar," katanya.

Endang menambahkan, PNG Army sudah menyediakan kekuatan untuk melakukan pembebasan. "Yang pasti warga kita selamat dan aman.

Rencananya, mereka akan dibebaskan pukul 12.00 siang waktu Vanimo. Kami menunggu perkembangan, proses pembebasan ini dimonitor Kodam Cenderawasih khususnya di TNI Korem dan Polres, bila sewaktu-waktu dibutuhkan kami akan bergerak," ujarnya.

Senada, Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Teguh PR mengatakan, perkembangan terakhir proses pembebasan dua WNI yang disandera akan dilakukan besok.

"Tentara PNG yang lakukan pembebasan. Kita serahkan untuk membebaskan sandera, kita meminta harus kembali dalam keadaan selamat dan aman," katanya.

Meski memonitor, Teguh mengaku, TNI telah siap diperbatasan. Sehingga bila sewaktu-waktu dibutuhkan prajurit TNI akan bergerak. "Kita stand by memonitor, kami sudah tanya ke konsulat di Vanimo, bahwasannya dikasih waktu sehari lagi, besok siang (Selasa) pembebasan dilakukan," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Polri Ajak Mahasiswa...
Polri Ajak Mahasiswa dan Pemuda Bantu Selesaikan Masalah Papua
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Menanti Jaminan Keamanan...
Menanti Jaminan Keamanan di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Selasa 16 Desember, Pukul 07.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved