Selalu Semprotkan Bakteri Hidup ke Tubuh

Jum'at, 11 September 2015 - 10:34 WIB
Selalu Semprotkan Bakteri...
Selalu Semprotkan Bakteri Hidup ke Tubuh
A A A
Jika Anda mempunyai kesempatan untuk menimba ilmu di Massachusetts Institute of Technology (MIT), kira-kira apa yang Anda pelajari.

Tentunya bukan untuk tidak mandi selama bertahun-tahun. Itu mungkin terlalu berlebihan, namun ini bukan sebuah lelucon karena peneliti asal MIT, Dave Whitlock, berhasil mencobanya. Dave Whitlock, pakar kimia lulusan MIT, sebuah institut ternama di Boston, Amerika Serikat, tak pernah mandi lagi selama 12 tahun lebih. Dia beralasan karena ingin melestarikan bakteri-bakteri pada kulitnya.

Sebagai gantinya, Whitlock menyemprotkan spray yang mengandung bakteri hidup pada kulitnya sebanyak dua kali sehari. ”Saya sudah 12 tahun lebih tak pernah mandi lagi. Tidak ada yang melakukan uji klinis terhadap orang yang mandi setiap hari,” ucap Whitlock, dilansir Daily Mail . Dia berpandangan mandi bukan parameter kesehatan. ”Saya ingin miliaran manusia setiap hari menggunakan alat semprot,” sambung Whitlock.

Meskipun dia tidak mandi, Whitlock sesekali membersihkan kotoran dari kulitnya. Dilansir New York Times , ide tentang bakteri baik ini didapat kencan dengan pacarnya. Pacarnya bertanya pada Whitlock kenapa kuda miliknya suka berguling- guling di lantai dan kotoran ketika musim panas. Padahal kuda jarang mandi. Dari obrolan tersebut, dia menemukan ide untuk mengembangkan produk yang bisa membuat manusia tidak mandi.

Apa yang diyakini Whitlock tentang kesehatan adalah dengan mengembangbiakkan bakteri hidup pada kulit kita. Hal itu pernah dilakukan oleh nenek moyang manusia. Untuk membuktikan teori tersebut, dia mendirikan AOBiome, perusahaan yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, Boston. Hasil penelitiannya berupa Mother Dirt, produk yang mengandung bakteri hidup. Hanya dengan disemprotkan sebanyak dua kali ke kulit setiap hari.

Dengan begitu, para penggunanya tidak perlu mandi. Menggunakan Mother Dirt itu seperti merasakan nuansa mandi dan tubuh tidak akan bau. Temuan Whitlock itu mencegah infeksi dan menjaga kesehatan kulit. ”Kami melakukan pencampuran antara bersih dan steril,” ucap Jasmina Aganovic, manajer produk AOBiome.

”Kami telah menghilangkan kotoran dari kehidupan. Kita bisa menghabiskan banyak waktu di luar ruang, seperti anakanak,” tambah Aganovic.

Arvin
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved