Bawaslu Minta BPK Audit Dukungan SKPD kepada Incumbent

Senin, 07 September 2015 - 14:59 WIB
Bawaslu Minta BPK Audit...
Bawaslu Minta BPK Audit Dukungan SKPD kepada Incumbent
A A A
LUBUK LINGGAU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit program satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dikaitkan dengan petahana (incumbent) yang maju di pilkada.

Bawaslu mencermati program yang diarahkan menjadi dukungan ini juga berpotensi korupsi karena dilakukan di luar tugas, pokok dan fungsi (tupoksi).

"Ya kami minta BPK lakukan audit itu. Nanti hasil audit bisa dimajukan dalam proses penegakan hukum, terutama ke tindak pidana korupsi," ujar Komisioner Bawaslu Nasrullah saat membuka Rapat Kordinasi Stakeholder pengawasan Pilkada Musi Rawas dan Musi Rawas Utara, Lubuk Linggau, Senin (7/9/2015).

Menurut Nasrullah, untuk mengidentifikasi SKPD biasanya mengaburkan dukungan melalui media poster, spanduk maupun baliho dengan membeberkan keberhasilan program-program petahana.

"Melihatnya gampang, pesan dalam bentuk spanduk atau baliho dari SKPD tentang program pemerintah, nanti terlihat gambar kepala daerahnya (petahana), plus SKPD-nya," jelas Nasrullah.

Nasrullah menambahkan, hal-hal semacam ini yang harus dicermati semua pihak. Karena bukan hanya melanggar secara administrasi tapi juga berpotensi pidana.

"Kami juga sudah bekerja sama dengan KPK, Polri dan Kejaksaan Agung. Apakah nanti temuan kami serahkan kepada KPK, kepolisian maupun kejaksaan," tukasnya.

PILIHAN:

PAN Diingatkan Tak Lupa Ikrar Bersama di KMP

Tiga Menteri Kabinet Kerja Belum Mundur dari DPR
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved