Pemerintah Diminta Rutin Pantau Situs Mengarah Paham Kekerasan

Rabu, 02 September 2015 - 18:34 WIB
Pemerintah Diminta Rutin...
Pemerintah Diminta Rutin Pantau Situs Mengarah Paham Kekerasan
A A A
JAKARTA - Pemerintah diimbau secara rutin memantau situs negatif untuk mencegah penyebaran paham kekerasan. Namun, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) diminta bijak sebelum memblokir situs tersebut.

Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra mengatakan, pemblokiran terhadap situs wajar dilakukan. Dia mencontohkan, China sangat aktif melakukan pemblokiran situs radikal dan Amerika Serikat (AS) serta situs yang bertentangan dengan hukum.

"Jadi, situs-situs yang mengajarkan paham kekerasan, menghasut, ataupun menyebarakan kebencian memang harus diblokir," ujar Azyumardi, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Dia menjelaskan cara membedakan termasuk situs negatif atau bukan dengan menilai pemikirannya jika tidak lazim dan tidak ingin menjadi panutan masyarakat umum berarti radikal.

"Seperti ingin melakukan perubahan secara cepat, menyeluruh dengan cara tidak konvensional. Kalau kemudian pikiran-pikiran seperti radikal itu diwujudkan dalam bentuk aksi, seperti menaruh bom, ya itu berarti terorisme,” jelasnya.

Dia menambahkan, keberadaan internet menjadikan penyebaran paham kekerasan yang mengarah ke aksi terorisme menjadi sangat mudah. Alhasil, cara-cara penyebaran konvensional melalui dakwah dan ceramah sudah tidak begitu kuat lagi.

“Tapi kalau internet atau dunia maya bisa berulang-ulang, bahkan bisa ditonton secara terus- menerus sehingga bisa menciptakan orang menjadi cenderung radikal atau cenderung teroris. Kemudian mereka yakin bisa dilakukan sendiri dengan melihat di internet, termasuk membuat bom,” terangnya.

Baca:
(kur)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved