3 Provinsi Punya Indeks Kerawanan Pilkada 2015 Tertinggi
Selasa, 01 September 2015 - 14:15 WIB
3 Provinsi Punya Indeks Kerawanan Pilkada 2015 Tertinggi
A
A
A
JAKARTA - Tiga provinsi menempati indeks kerawanan Pilkada 2015 tertinggi berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Wilayah itu adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Utara (Kaltim) dan Maluku.
Kepala Bagian Analisis dan Teknis Pengawasan dan Pelanggaran Bawaslu, Faisal Rahman menjelaskan, data itu berdasarkan lima aspek yang dinilai dalam indeks kerawanan Pilkada 2015 yang didapati Bawaslu.
Aspek tersebut meliputi profesionalitas penyelenggara, politik uang, akses keamanan, partisipasi masyarakat dan keamanan daerah dengan nilai bobot berbeda-beda.
"Pembobotan ini dilakukan berdasarkan pertimbangan aspek paling penting dengan dukungan sumber data yang memadahi," kata Faisal dalam Launching dan Diskusi Indeks Kerawanan Pemilu di Hotel Santika Premiere, Jakarta, Selasa (1/9/2015).
Indeks ini menggunakan metode dari diskusi terfokus, review hasil pengawasan serta data terkait isu indeks. Untuk sumbernya berasal dari hasil pengawasan Bawaslu pusat dan daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), Podes, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Berikut Indeks Kerawanan Pemilu 2015 di 5 daerah tertinggi:
1. Maluku, Kalut, NTT : 2,74
2. Papua : 2,68
3. Sumatera Utara : 2,66
4. Nusa Tenggara Barat : 2,59
5. Sulawesi Selatan : 2,54
PILIHAN:
Anak Buah OC Kaligis Diperiksa KPK untuk Ketua PTUN Medan
8 Capim KPK Yang Lolos Harus Clear and Clean
Kepala Bagian Analisis dan Teknis Pengawasan dan Pelanggaran Bawaslu, Faisal Rahman menjelaskan, data itu berdasarkan lima aspek yang dinilai dalam indeks kerawanan Pilkada 2015 yang didapati Bawaslu.
Aspek tersebut meliputi profesionalitas penyelenggara, politik uang, akses keamanan, partisipasi masyarakat dan keamanan daerah dengan nilai bobot berbeda-beda.
"Pembobotan ini dilakukan berdasarkan pertimbangan aspek paling penting dengan dukungan sumber data yang memadahi," kata Faisal dalam Launching dan Diskusi Indeks Kerawanan Pemilu di Hotel Santika Premiere, Jakarta, Selasa (1/9/2015).
Indeks ini menggunakan metode dari diskusi terfokus, review hasil pengawasan serta data terkait isu indeks. Untuk sumbernya berasal dari hasil pengawasan Bawaslu pusat dan daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), Podes, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Berikut Indeks Kerawanan Pemilu 2015 di 5 daerah tertinggi:
1. Maluku, Kalut, NTT : 2,74
2. Papua : 2,68
3. Sumatera Utara : 2,66
4. Nusa Tenggara Barat : 2,59
5. Sulawesi Selatan : 2,54
PILIHAN:
Anak Buah OC Kaligis Diperiksa KPK untuk Ketua PTUN Medan
8 Capim KPK Yang Lolos Harus Clear and Clean
(kri)