ESQ Business Sambut 71 Mahasiswa Generasi Emas

Selasa, 01 September 2015 - 09:19 WIB
ESQ Business Sambut...
ESQ Business Sambut 71 Mahasiswa Generasi Emas
A A A
JAKARTA - ESQ Business School menggelar welcoming reception dengan tema ”IQRABelajar dari Kearifan Lokal untuk Mewujudkan Peradaban Emas” saat menyambut mahasiswa baru generasi emas III tahun akademik 2015/2016.

Di hadapan ratusan undangan yang terdiri atas para orang tua mahasiswa, founder ESQ Business School dan pakar pembangunan karakter Ary Ginanjar Agustian meminta para orang tua untuk mau bekerja sama dalam membangun karakter mahasiswa, terutama di lingkungan rumah.

”Kami ingin jadikan mereka (mahasiswa) pada malam hari bersujud seperti sufi dan siang berdiri seperti singa. Kami berharap kelak ESQ Business School bisa menjadi kampus yang mampu mencetak putra dan putri terbaik dengan ketakwaan yang tinggi dan juga kampus yang menjadi pusat pendidikan menuju Indonesia Emas,” katanya di Granada Ballroom, Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, kemarin.

Chief Executive Officer (CEO) ESQ Business School Dwitya Agustina menambahkan, untuk tahun ajaran baru ini, sebanyak 71 orang telah terdaftar menjadi mahasiswa dengan perincian 48 orang di Jurusan Bisnis Manajemen (BM), dan 23 orang di Bisnis Informasi Sistem (BIS). ”Mereka datang dari berbagai daerah yang ada di Indonesia seperti dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi, bahkan Papua,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Direktur Kemahasiswaan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didin Wahidin memberikan arahan mengenai maraknya kegiatan ospek yang menyalahi aturan kampus.

”Saya berharap kegiatan ospek memang benar-benar untuk membentuk karakter mahasiswa, bukan seperti yang sudah terjadi hingga memakan korban jiwa. Kami mengimbau agar pendidikan bukan sekadar ilmu pengetahuan, tetapi dikembangkan agar bisa betul-betul dimanfaatkan,” tegasnya.

Rektor Universitas Islam Makasar itu juga berharap ESQ dapat mencetak generasi bangsa yang berilmu, berakhlak mulia, cinta Tanah Air, serta menjadi kontributor nyata majunya Indonesia. Selaku perwakilan pemerintah, Didin yang juga aktif di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tingkat wilayah itu juga menyampaikan permohonan maafnya. Menurut dia, pemerintah saat ini belum mampu secara maksimal dalam proses pencerdasan bangsa.

”Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta atas sumbangsihnya selama ini dalam kegiatan proses pendidikan,” ucapnya.

Faisal
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved