Inggris Segera Naikkan Suku Bunga

Senin, 31 Agustus 2015 - 10:23 WIB
Inggris Segera Naikkan...
Inggris Segera Naikkan Suku Bunga
A A A
GUBERNUR Bank Sentral Inggris Mark Carney menegaskan, prospek perlambatan di China tidak akan menggagalkan rencana menaikkan suku bunga di Inggris.

Pada pertemuan para gubernur bank sentral di Amerika Serikat (AS), Carney mengatakan segera menaikkan suku bunga dari level terendah dalam sejarah 0,5%. Dia menyebut penurunan tajam saham-saham di China memicu guncangan di bursa saham Barat, dengan hampir 74 miliar poundsterling hilang dalam indeks FTSE 100 setelah ”Senin Hitam” pekan lalu.

”Sejumlah kejadian terbaru tidak mengubah strategi Komite Kebijakan Moneter untuk mengembalikan inflasi sesuai target. Target itu ialah 2% sementara inflasi sekarang sebesar 0,1%,” ujar Carney, dikutip Daily Mail. Dia juga ingin m e n e p i s spekulasi b a h w a perkembangan di China telah mengub a h proses peningkatan suku bunga dari terbatas dan bertahap menjadi sangat kecil dan lamban.

Menurutnya, permintaan domestik dan investasi oleh para investor Inggris, cukup kuat untuk menghadapi potensi penurunan pertumbuhan di China dan di Asia selain Jepang. Kondisi di Inggris juga dianggap lebih kuat menghadapi dampak penurunan mata uang di China dan negara-negara berkembang lainnya.

Meskipun bursa saham Eropa dan Wall Street telah pulih dari guncangan pekan lalu, sejumlah bankir dan ekonom mengkhawatirkan penyusutan pertumbuhan di China memiliki dampak negatif yang besar di negara-negara berkembang dan dunia secara keseluruhan. Di sisi lain, muncul berbagai spekulasi bahwa Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed) dan Bank Sentral Inggris akan menunda kenaikan suku bunga pertama sejak krisis 2008 di AS dan Inggris.

Carney menjelaskan, jika permintaan yang lebih rendah dari China untuk komoditas mengakibatkan guncangan, Bank Sentral Inggris akan mencermati dampak inflasi. Adapun, Carney menjelaskan, jika perubahan nilai tukar mata uang terjadi seiring penurunan ekonomi di China, hal itu dapat memicu penurunan harga. ”Ini kemungkinan, bukan kepastian. Evolusi mereka perlu dimonitor,” ujarnya.

Ananda nararya
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved