Tak Dipacking, Kursi Roda Jamaah Indonesia Banyak Tercecer

Senin, 31 Agustus 2015 - 01:06 WIB
Tak Dipacking, Kursi...
Tak Dipacking, Kursi Roda Jamaah Indonesia Banyak Tercecer
A A A
MADINAH - Kedatangan puluhan ribu jamaah haji asal Indonesia di Madinah diprediksi akan mencapai puncak pada 3 September. Sejumlah persoalan ditemukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Di antaranya berupa kursi roda jamaah haji yang tercecer di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah.

Puluhan kursi roda itu awalnya tak terangkut bus pengangkut jamaah, lantaran tidak dibungkus dengan plastik. “Kalau jamaah haji mengetahui dari awal bahwa kursi roda harus di-packing atau dibungkus plastik, maka pasti akan di-packing. Tapi ini belum jaminan, tergantung dari bandara sini (Madinah),” ujar Kasi Perlindungan Jamaah Daerah Kerja (Daker) Bandara Jedah-Madinah, Jajang Hasan Basri, Minggu (30/8/2015).

Diakuinya, ada sebagian kursi roda yang dikeluarkan dari bandara berbarengan dengan koper jamaah. Namun, lebih banyak yang tertahan.

“Kita awalnya tidak tahu posisi kursi roda ada di mana. Di hari ketiga kedatangan jamaah kita mengeluarkan 15 kursi roda dari gudang bandara.”

"Di hari berikutnya ada yang berbarengan dengan koper. Besoknya ada lagi yang tertahan. Kemarin bahkan ada 30 kursi roda yang tertahan di imigrasi,” urainya.

Setelah diurus oleh PPIH, kursi roda yang menumpuk di ruang imigrasi itu dikeluarkan. “Namun tidak bisa langsung kita ambil. Karena oleh petugas bandara kursi roda tersebut diangkut ke gudang terlebih dahulu. Baru setelah itu bisa kita ambil dan dibawa ke Kantor Misi Haji Indonesia,” imbuhnya.

Kursi roda itu diidentifikasi berdasarkan identitas yang tercantum dan mencocokkannya dengan data di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) untuk selanjutnya diantarkan kepada jamaah. Jajang menegaskan bahwa seluruh kursi roda itu merupakan milik jamaah haji yang sudah tiba di Madinah.

“Kita sudah berkoordinasi dengan embarkasi. Tapi persoalannya kan kursi roda itu dipakai saat jamaah turun dari bus dan ketika akan masuk ke pesawat. Jadi susah di-packingnya. Kemungkinan masalah ini akan terjadi terus,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Seksi Perlindungan Jamaah Daker Madinah, Maskat Ali Jasmun menambahkan, jika jumlah kursi roda jumlahnya banyak maka akan diantar dengan bus coaster.

“Kami antarkan langsung sampai ke jamaah secepat mungkin. Namun kami perlu mencocokkan identitas di koper dengan data di Siskohat terlebih dahulu untuk mengetahui hotel tempat jamaah pemilik koper tinggal,” tandasnya.

PILIHAN:

Eks Jubir Gus Dur Yakin Indonesia Tak Tertular Malaysia

Tersangkakan Capim KPK, Polri Cegah Cicak Vs Buaya Berulang
(kri)
Berita Terkait
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Ada 2 Pertanyaan Dibenak...
Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020
Indonesia Masih Tunggu...
Indonesia Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji
Belum Dapat Kepastian,...
Belum Dapat Kepastian, Kemenag Hentikan Persiapan Haji 2020 di Saudi
Pemerintah Batalkan...
Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020
Berita Terkini
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Jelang Dilantik sebagai...
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Tiba di Istana Negara
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved