Lagi Bareskrim Akan Periksa HW
Kamis, 27 Agustus 2015 - 02:04 WIB
Lagi Bareskrim Akan Periksa HW
A
A
A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri berencana meminta salah seorang berinisial HW sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) high speed diesel di PT PLN tahun 2010.
Namun, saat ini kondisi HW tengah sakit dan menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Singapura. Sehingga, mereka belum memastikan kapan menjadwalkan pemeriksaan tersebut.
"Pak HW dari lawyer-nya saat ini sudah menginformasikan kepada kita yang bersangkutan sedang sakit dan berada di Singapura," kata Juru Bicara Ditipikor Mabes Polri Kombes Pol Ade Deriyan di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu 26 Agustus 2015.
Lantaran waktunya belum ditentukan, mereka juga belum bisa memastikan di mana Bareskrim akan meminta keterangan terkait persoalan tersebut.
"Apakah yang bersangkutan akan datang ke Bareskrim atau di Singapura," ujarnya.
Sementara mengenai apakah pihaknya akan kembali meminta keterangan mantan Dirut PLN Dahlan Iskan yang juga pernah diperiksa. Ade menilai saat ini pihaknya sudah cukup mendapatkan keterangan dari Dahlan.
"Saya rasa sementara sudah cukup," tuntasnya.
Pilihan:
Pesawat Tempur TNI AU Serang Angkatan Udara Australia
SBY: Persoalan Bangsa Bermuara pada Kepemimpinan
Namun, saat ini kondisi HW tengah sakit dan menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Singapura. Sehingga, mereka belum memastikan kapan menjadwalkan pemeriksaan tersebut.
"Pak HW dari lawyer-nya saat ini sudah menginformasikan kepada kita yang bersangkutan sedang sakit dan berada di Singapura," kata Juru Bicara Ditipikor Mabes Polri Kombes Pol Ade Deriyan di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu 26 Agustus 2015.
Lantaran waktunya belum ditentukan, mereka juga belum bisa memastikan di mana Bareskrim akan meminta keterangan terkait persoalan tersebut.
"Apakah yang bersangkutan akan datang ke Bareskrim atau di Singapura," ujarnya.
Sementara mengenai apakah pihaknya akan kembali meminta keterangan mantan Dirut PLN Dahlan Iskan yang juga pernah diperiksa. Ade menilai saat ini pihaknya sudah cukup mendapatkan keterangan dari Dahlan.
"Saya rasa sementara sudah cukup," tuntasnya.
Pilihan:
Pesawat Tempur TNI AU Serang Angkatan Udara Australia
SBY: Persoalan Bangsa Bermuara pada Kepemimpinan
(maf)