Masa Depan Kantor Staf Presiden Ada di Tangan Jokowi

Selasa, 25 Agustus 2015 - 19:42 WIB
Masa Depan Kantor Staf...
Masa Depan Kantor Staf Presiden Ada di Tangan Jokowi
A A A
JAKARTA - Kantor Kepala Staf Kepresidenan (KSP) merupakan salah satu lembaga nonstruktural yang keberadaannya sedang dievaluasi pemerintah saat ini.

Namun pemerintah mengisyaratkan akan tetap mempertahankan kantor yang masih dipimpin Luhut Binsar Panjaitan itu.

Diketahui, meski sudah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Panjaitan masih merangkap Kepala Staf Kepresidenan.

Hal itu karena Presiden Jokowi belum menunjuk pengganti Luhut sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, saat ini belum ada rencana untuk melebur atau membubarkan kantor Kepala Staf Kepresidenan (KSP) tersebut.

"Belum sampai ke sana (melebur atau membubarkan). Kantornya bagus, sayang," ujar Yuddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Kendati demikian, nasib keberadaan Kepala Staf Kepresidenan itu ada di tangan Presiden Jokowi. Kata Yuddy, fungsi kantor Kepala Staf Kepresidenan itu unik, sebagai supporting system institusi yang dekat dengan presiden dan memiliki peran strategis.

"Menurut saya kalau dari fungsi tugas pokoknya dan peran strategisnya diperlukan, tapi apakah posisinya kelembagaannya, kedudukannya pas seperti sekarang ini, ya kita sedang kita kaji bersama Seskab, Mensesneg dan juga dikaji di komite reformasi birokrasi nasional yang diketuai wakil presiden," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, hasil evaluasi terhadap Kantor Kepala Staf Kepresidenan itu akan dilaporkan ke presiden dalam waktu dekat.

"Keputusan akhir ya ada di presiden. Sekalipun kita merekomendasikan lembaga A harus bubar, B dipertahankan tapi kalau kata presiden lembaga A dipertahankan dan lembaga B yang harus bubar ya terserah presiden," katanya.

Dia menjelaskan, presiden pemegang kekuasaan tertinggi atas lembaga-lembaga eksekutif dan aparatur sipil negara. "Saya sebagai pembantunya hanya melaksanakan keputusan beliau," ucapnya.

Diakui Yuddy, fungsi komunikasi strategis serta pengawasan program-program prioritas pembangunan yang dilakukan Kantor Kepala Staf Kepresidenan selama ini bagus.

"Menurut saya sesuatu yang bagus. Kan yang kita perdebatkan bukan tupoksinya, bukan peran strategisnya. Peran strategisnya bagus. Tupoksinya tepat. Kan posisinya saja," imbuhnya.

Pilihan:

Di NTT, TNI AU dan Tentara Australia 'Duel' di Udara

SBY: Persoalan Bangsa Bermuara pada Kepemimpinan

Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia
(maf)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved