Kuasa Hukum Tuding KPK Pakai Kacamata Kuda Lawan OC Kaligis

Senin, 24 Agustus 2015 - 14:25 WIB
Kuasa Hukum Tuding KPK...
Kuasa Hukum Tuding KPK Pakai Kacamata Kuda Lawan OC Kaligis
A A A
JAKARTA - Kuasa Hukum Pengacara Senior Otto Cornelis (OC) Kaligis menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak awal sengaja memengaruhi putusan hakim dengan melimpahkan pokok perkara kliennya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Mereka (KPK) mempertontonkan semacam rekayasa, dengan kekuasaan, dengan menggunakan kacamata kuda, sehingga pokok perkara kami digugurkan," kata Kuasa Hukum OC Kaligis, Johnson Panjaitan usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015).

Menurut Johnson, seharusnya KPK tidak terburu-buru buat melimpahkan pokok perkara ke Pengadilan. Sebab, kliennya tengah menempuh upaya hukum melalui gugatan praperadilan.

Namun disayangkan, kata Johnson, KPK justru bertindak semena-mena dengan mempercepat proses perkara tersebut ke pengadilan. "Dia (KPK) melakukan penyelundupan hukum. Sehingga upaya klien kami mencari keadilan hilang," ujarnya.

Bukan itu saja, Johnson menyebut, tindakan yang dilakukan KPK dianggap telah mengembalikan praktik-praktik hukum seperti pada masa Orde Baru, yang mengakibatkan hilangnya keadilan di masyarakat. "Kami akan terus perjuangkan itu," tandasnya.

Seperti diberitakan, gugatan praperadilan OC Kaligis untuk menggugat penetapan tersangka, penangkapan, dan penahanan digugurkan hakim PN Jaksel. Hakim dalam putusannya menyatakan, pokok perkara OC Kaligis sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, sehingga [engadilan berwenang menggugurkan praperadilan.

PILIHAN:
Kubu OC Kaligis Sebut KPK Tidak Punya Etika

Bareskrim Gelar Perkara Kasus Penimbunan Daging Sapi
(kri)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved