Partai Golkar Absen di 15 Daerah Pilkada Serentak
Selasa, 18 Agustus 2015 - 22:23 WIB
Partai Golkar Absen di 15 Daerah Pilkada Serentak
A
A
A
JAKARTA - Perpecahan di tubuh Partai Golkar mulai menampakkan hasilnya. Partai berlambang pohon beringin itu absen di 15 daerah lantaran tidak sepaham dengan calon yang diusung serta minimnya dukungan mencalonkan.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hukum versi Munas Ancol, Lawrence Siburian membenarkan bahwa partainya absen di 15 daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2015.
Dari 15 daerah itu, 12 daerah di antaranya disebabkan karena tidak ada titik temu dalam mengusung calon yang sama. Sementara tiga lainnya gagal karena perolehan suara partai yang tidak bisa mengusung calon.
"Kalau yang tiga daerah memang karena kita kecil (perolehan suara disana), sedangkan yang 12 gagal mencapai kata sepakat," jelas Lawrence saat ditemui di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol Jakarta Selasa (18/8/2015).
Adapun tiga daerah yang absen karena perolehan suara minim adalah Surabaya, Pacitan serta Mataram. Sedangkan beberapa daerah yang gagal mengusung calon karena perolehan suara minim seperti Raja Ampat Papua dan Poso untuk pemilihan kab/kota, dan Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah untuk pemilihan gubernur. "Jadi partai Golkar ditempat sama hanya mendukung, tapi tidak punya calon," katanya.
Lawrence pun menyayangkan tidak ikutnya Partai Golkar di 12 daerah lantaran tidak ada titik temu dengan kepengurusan lain. "Saya kira kalau semuanya mengutamakan partai harusnya saling mengalah, tidak perlu katakan ini berasal dari DPD II kelompok A atau B," sesalnya.
PILIHAN:
Megawati Tidak Pantas Wacanakan Pembubaran KPK
Soal Wacana Pembubaran KPK, Fahri Sepaham dengan Megawati
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hukum versi Munas Ancol, Lawrence Siburian membenarkan bahwa partainya absen di 15 daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2015.
Dari 15 daerah itu, 12 daerah di antaranya disebabkan karena tidak ada titik temu dalam mengusung calon yang sama. Sementara tiga lainnya gagal karena perolehan suara partai yang tidak bisa mengusung calon.
"Kalau yang tiga daerah memang karena kita kecil (perolehan suara disana), sedangkan yang 12 gagal mencapai kata sepakat," jelas Lawrence saat ditemui di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol Jakarta Selasa (18/8/2015).
Adapun tiga daerah yang absen karena perolehan suara minim adalah Surabaya, Pacitan serta Mataram. Sedangkan beberapa daerah yang gagal mengusung calon karena perolehan suara minim seperti Raja Ampat Papua dan Poso untuk pemilihan kab/kota, dan Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah untuk pemilihan gubernur. "Jadi partai Golkar ditempat sama hanya mendukung, tapi tidak punya calon," katanya.
Lawrence pun menyayangkan tidak ikutnya Partai Golkar di 12 daerah lantaran tidak ada titik temu dengan kepengurusan lain. "Saya kira kalau semuanya mengutamakan partai harusnya saling mengalah, tidak perlu katakan ini berasal dari DPD II kelompok A atau B," sesalnya.
PILIHAN:
Megawati Tidak Pantas Wacanakan Pembubaran KPK
Soal Wacana Pembubaran KPK, Fahri Sepaham dengan Megawati
(kri)