Datangi KPK, Penyidik Kejagung Batal Periksa Gatot

Kamis, 13 Agustus 2015 - 17:37 WIB
Datangi KPK, Penyidik...
Datangi KPK, Penyidik Kejagung Batal Periksa Gatot
A A A
JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis siang.

Penyidik Kejagung datang terkait dengan pemeriksaan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, terdakwa kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang saat ini ditahan oleh KPK.

Semula penyidik Kejagung ingin meminta keterangan Gatot dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) dan dana daerah bawahan (BDB) Pemerintah Provinsi Sumut tahun anggaran 2012-2013.

Ketua tim penyidik kasus itu, Victor Antonius mengaku kedatangannya untuk memeriksa Gatot sebagai saksi kasus itu.

Namun, kata dia, pemeriksaan ditunda karena Gatot mengaku tidak siap. "Saksinya belum siap. Kita panggil ulang lagi," kata Victor di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2015).

Victor mengatakan pihaknya lebih memilih melakukan pemeriksaan di KPK karena Gatot telah menjadi tahanan dalam kasus dugaan suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

"Karena dia tahanan KPK. Kan bagi tugas, yang mana ditangani KPK yang mana ditangani Kejaksaan Agung," tuturnya.

Gubernur Sumatera Utara Gatot Puji Nugroho telah menjadi tersangka kasus dugaan suap terhadap tiga hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

Suap itu diduga terkait dengan penanganan kasus korupsi bansos dan BDB tahun anggaran 2012-2013 yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumut.

Kasus dugaan korupsi Bansos dan BDB Pemprov Sumut tahun anggaran 2012-2013, tengah ditangani Kejati Sumut.


PILIHAN:


Gubernur Gatot Telah Surati Kejagung dan KPK
(dam)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved