Ini Kesan Andi Widjajanto Selama Jadi Seskab
Rabu, 12 Agustus 2015 - 21:37 WIB
Ini Kesan Andi Widjajanto Selama Jadi Seskab
A
A
A
JAKARTA - Walaupun hanya sekitar sepuluh bulan menjabat, Andi Widjajanto mengaku memiliki kesan selama menjabat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab). Padahal, dirinya hanya memiliki latar belakang akademisi bidang pertahanan dan intelijen.
"Yang paling luar biasa adalah ketika saya harus mengelola 34 kementerian dan sekian lembaga yang isunya sangat beragam," ujar Andi di Gedung III Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Selama tiga bulan pertama menjabat Seskab, Andi mengaku membagi fokus kerjanya pada berbagai macam isu tiap harinya.
"Tiga bulan pertama, pagi pupuk, jam 11 kereta api, jam 1 siang bisa bola, jam 3 sore pindah KPK. Belum lagi kalau temen-temen wartawan kalau nanya dari A sampai Z, seolah-olah Seskab itu ensiklopedia," tuturnya.
Andi pun mengaku selama menjabat Seskab, terkadang mengetahui isu dari para wartawan yang menanyakan kepadanya. "Itulah konsekuensi jadi Seskab. Saya harus mengelola 34 isu luar biasa," ucapnya.
Selain itu, Andi merasa memiliki perspektif baru tentang birokrasi selama menjabat sebagai Seskab. "Mungkin ada stereotyping ‎birokrasi yang lemah, saya bekerja di Seskab sangat terbantu, mereka pengawasan di legalitas hukum sangat kuat," ungkapnya.
PILIHAN:
Direshuffle, Andi Widjajanto Pakai Topi Fedora Lagi
Andi Widjajanto Nilai Pramono Lebih Lincah Darinya
"Yang paling luar biasa adalah ketika saya harus mengelola 34 kementerian dan sekian lembaga yang isunya sangat beragam," ujar Andi di Gedung III Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Selama tiga bulan pertama menjabat Seskab, Andi mengaku membagi fokus kerjanya pada berbagai macam isu tiap harinya.
"Tiga bulan pertama, pagi pupuk, jam 11 kereta api, jam 1 siang bisa bola, jam 3 sore pindah KPK. Belum lagi kalau temen-temen wartawan kalau nanya dari A sampai Z, seolah-olah Seskab itu ensiklopedia," tuturnya.
Andi pun mengaku selama menjabat Seskab, terkadang mengetahui isu dari para wartawan yang menanyakan kepadanya. "Itulah konsekuensi jadi Seskab. Saya harus mengelola 34 isu luar biasa," ucapnya.
Selain itu, Andi merasa memiliki perspektif baru tentang birokrasi selama menjabat sebagai Seskab. "Mungkin ada stereotyping ‎birokrasi yang lemah, saya bekerja di Seskab sangat terbantu, mereka pengawasan di legalitas hukum sangat kuat," ungkapnya.
PILIHAN:
Direshuffle, Andi Widjajanto Pakai Topi Fedora Lagi
Andi Widjajanto Nilai Pramono Lebih Lincah Darinya
(kri)