Komite Pengawas Pelindo Diminta Jangan Abaikan Hukum

Selasa, 11 Agustus 2015 - 20:27 WIB
Komite Pengawas Pelindo...
Komite Pengawas Pelindo Diminta Jangan Abaikan Hukum
A A A
JAKARTA - Sosok Erry Riyana Hardjapamekas dinilai sebagai sosok antikorupsi. Maka itu seharusnya sebagai Komite Pengawas Pelindo tidak mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku dalam persoalan perpanjangan JICT ke Hutchison Port Holding (HPH) Hongkong yang diduga melanggar undang-undang dan merugikan negara.

Ketua Serikat Pekerja JICT Nova Sofyan mengingatkan, sebagai Komite Pengawas seharusnya Erry Riyana, termasuk Lin Che Wei tidak kehilangan objektivitas dan integritas. Maka itu, pihaknya heran dengan pernyataan dua sosok itu bahwa perpanjangan konsesi JICT ke HPH sudah transparan dan melalui tender.

Dia menambahkan, pihaknya juga tidak pernah melakukan sabotase. Sebaliknya, SP JICT hanya melakukan aksi solidaritas terhadap dua pegawai JICT yang dipecat secara semena-mena tanpa tunduk pada prosedur hukum yang benar.

Dia berjanji aksinya akan dihentikan jika kedua pegawai itu dipekerjakan kembali. “SP khawatir bila Komite Pengawas sampai menggunakan data yang salah dan tidak akurat secara mendasar seperti ini, Komite Pengawas memang tidak menjalankan kewajibannya dengan baik,” ujar Nova dalam siaran persnya, Selasa (11/8/2015).

Dirinya menduga ada unsur kesengajaan untuk menyebarkan kebohongan secara terencana dalam rangka mensukseskan perpanjangan konsesi JICT ke HPH.

“SP meminta pemerintah turun tangan dengan menghentikan perpanjangan konsesi JICT, meninjau kembali pilihan-pilihan yang ada secara seksama dan segera mengambil keputusan sesuai hukum dan kepentingan rakyat seluas-luasnya sesuai prinsip nawacita,” tukasnya.

Baca: SP JICT Tegaskan Penolakan Konsesi Asing Demi Kedaulatan Negara.
(kur)
Berita Terkait
Direksi hingga Komisaris...
Direksi hingga Komisaris Dilaporkan Korupsi, Begini Reaksi Kementerian BUMN
Jiwasraya Bakal Dibubarkan...
Jiwasraya Bakal Dibubarkan Bulan Depan, Gimana Nasib Nasabah?
Bersih-bersih BUMN Lanjut...
Bersih-bersih BUMN Lanjut Terus, Erick Thohir: Wujud Komitmen Berantas Korupsi
Erick Thohir Bongkar...
Erick Thohir Bongkar Ada 159 Kasus Korupsi, 27 BUMN Gandeng KPK
Diduga Kongkalikong...
Diduga Kongkalikong Rekayasa Transaksi Gula, Anak Perusahaan BUMN Rugikan Negara Rp570 Miliar
Erick Thohir: Korupsi...
Erick Thohir: Korupsi dari Zaman Dulu Sampai Sekarang Ada
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved