Said Aqil Siap Menang dan Kalah di Muktamar ke-33 NU

Selasa, 04 Agustus 2015 - 02:32 WIB
Said Aqil Siap Menang...
Said Aqil Siap Menang dan Kalah di Muktamar ke-33 NU
A A A
JOMBANG - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj, calon incumbent dalam Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan siap menang dan kalah.

“Saya pasrah pada ketetapan Allah SWT, siap menang dan siap kalah,” kata Kiai Said di Jombang, Jawa Timur, Selasa (3/8/2015).

Kang Said, demikian Kiai Said disapa di kesehariannya, menegaskan keputusannya maju kembali dalam perebutan kursi Ketua Umum PBNU tanpa didasari pada kepentingan mempertahankan jabatan.

“Saya mengalir saja. Dipercaya kembali memimpin saya siap, tidak juga tidak apa-apa. Di NU itu mengabdi,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Kang Said juga membantah munculnya kabar pengunduran diri dari arena Muktamar ke-33 NU, yang ramai beredar melalui pesan singkat berantai dan media sosial.

“Saya tidak pernah menyatakan mengundurkan diri, tidak pernah. Yang ada saya mengalir, pasrah pada ketetapan Allah SWT, diberi kepercayaan lagi saya siap, tidak juga tidak apa-apa,” kata Kang Said menegaskan pernyataan yang sudah disampaikan sebelumnya.

Kang Said memimpin NU sejak 2010-2015, setelah forum Muktamar ke-32 NU di Makassar memberikan amanah jabatan tersebut. Selama lima tahun memimpin, Kang Said berhasil mendirikan 25 perguruan tinggi NU di berbagai daerah.

Melakukan penataan keuangan yang akuntabel dan transparan, pembenahan di organisasi lembaga, lajnah, dan badan otonom, pendataan dan penyelamatan aset, serta capaian-capaian positif lainnya.

Muktamar ke-33 NU berlangsung selama lima hari sejak 1-5 Agustus 2015 di Jombang, Jawa Timur. Empat pondok pesantren menjadi tuan rumah bersama, yaitu, Ponpes Darul Ulum Rejoso, Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras, Ponpes Mambaúl Maárif, Denanyar, dan Ponpes Tebuireng.

PILIHAN:
GP Ansor Tidak Ingin Masuk Kisruh Muktamar NU

Perilaku PBNU dan Panitia Muktamar Tuai Keprihatinan
(kri)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muhammadiyah Ucapkan...
Muhammadiyah Ucapkan Selamat Harlah 1 Abad NU
Sejarah Nahdlatul Ulama,...
Sejarah Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran Para Kiai
Soal Muktamar Ke-34...
Soal Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama, Kiai Sepuh Serahkan ke Rais Aam
PBNU Luncurkan Lagu...
PBNU Luncurkan Lagu Satu Abad NU Berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban
Berita Terkini
Sastra Indonesia Mendunia:...
Sastra Indonesia Mendunia: Karya Denny JA Segera Hadir dalam 35 Bahasa
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Pertemuan Kapolri, Panglima...
Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Bacakan Duplik, Polda...
Bacakan Duplik, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tetap Minta Praperadilan Roy Suryo Ditolak
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved