OC Kaligis Adu Mulut dengan Penyidik KPK

Jum'at, 31 Juli 2015 - 23:01 WIB
OC Kaligis Adu Mulut...
OC Kaligis Adu Mulut dengan Penyidik KPK
A A A
JAKARTA - Pengacara senior Otto Cornelis (OC) Kaligis dikabarkan adu mulut dengan penyidik di Rutan KPK cabang Pomdam Guntur. Peristiwa adu mulut ini dikarenakan, penyidik KPK dianggap membatasi waktu komunikasi OC Kaligis dengan kuasa hukum.

“Christian (penyidik) mengusir tim penasihat hukum. Mereka juga tidak membolehkan kita berkomunikasi dengan Pak OCK. Terjadi perang mulut dan adu mulut antara Christian dan Pak OCK dan kemudian dipisahkan Pak Humphrey,” ungkap kuasa hukum OC Kaligis, Johnson Panjaitan, Jumat (31/7/2015).

Johnson mengatakan, pembatasan waktu komunikasi itu karena para penyidik memaksa OC Kaligis tetap menjalani pemeriksaan terkait dugaan suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang menjeratnya.

Kuasa hukum OC Kaligis lainnya, Humprey Djemat, menuturkan telah melayangkan pengaduan ke pemimpin KPK Taufiequrachman Ruki Cs.

“Sore (tadi) kami masukkan surat ke pimpinan KPK untuk mencari jalan keluar dalam persoalan pemeriksaan Pak OCK. Saya minta jangan pakai cara penekanan, jangan pakai cara yang bisa membuat seseorang menjadi fatal kondisi kesehatannya,” ujar Humphrey.

Selain itu, tim kuasa hukum juga telah melaporkan perbuatan melawan hukum yang dilakukan para penyidik ke para komisioner KPK. Menurut Humphrey penyidik telah mengintimidasi dan menghalangi perannya sebagai kuasa hukum.

Seperti diketahui, OC Kaligis ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Dia resmi menyandang status tersebut pada Selasa, 14 Juli 2015 usai dijemput di sebuah hotel di Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Usai diperiksa selama 5 jam, OC kemudian ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Guntur Jaya.

Atas perbuatannya itu OC Kaligis disangka dengan pasal 6 Ayat (1) huruf a dan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

PILIHAN:

Tolak Diperiksa, KPK Anggap OC Kaligis Tak Kooperatif

Tolak Diperiksa, OC Kaligis: Lebih Baik Saya Ditembak Mati
(hyk)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved