Tiga Faktor Picu Munculnya Aksi Teroris

Kamis, 30 Juli 2015 - 16:51 WIB
Tiga Faktor Picu Munculnya...
Tiga Faktor Picu Munculnya Aksi Teroris
A A A
JAKARTA - Pencegahan dan pemberantasan radikalisme dan terorisme di Indonesia diperlukan penguatan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Wawasan kebangsaan itu diyakini bisa menangkal masuknya radikalisme dan terorisme ke Indonesia.

Anggota Komisi III DPR Akbar Faizal mengatakan, melalui ideologi Pancasila, generasi muda Indonesia sudah memiliki landasan kuat untuk membendung masuknya radikalisme tersebut. Bahkan, kata dia, peluang generasi muda untuk mengikuti dan memiliki paham yang mengarah pada teroris semakin kecil.

“Sebenarnya itu orang-orang yang bermasalah dengan dirinya, lalu menarik dirinya seakan menjadi korban dari sebuah sistem. Sebenarnya yang bermasalah itu adalah dirinya sendiri,” ujar Akbar, Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Menurutnya, aksi terorisme itu disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, faktor domestik, internasional dan kultural. Dia menjelaskan, faktor domestik yakni masalah kemiskinan, ketidakadilan dan kecewa kepada pemerintah menjadi pemicu orang-orang itu bergabung ke kelompok teroris atau ISIS.

Faktor internasional, dikarenakan ketidakadilan global, politik luar negeri yang arogan serta imperialisme modern negara super power. Sementara, faktor kultural yakni masalah pemahaman sempit tentang kitab suci, terutama Alquran yang ditafsirkan secara bebas kitab suci agama.

"Faktor yang terakhir ini yang sering terjadi dalam tindakan terorisme. Mereka selalu mengatasnamakan agama,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi I Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Agus Surya Bakti mengatakan, pihaknya selalu aktif melakukan dialog di perguruan tinggi. Tujuannya agar tidak terjadi pembelokan keyakinan, aqidah dan pemahaman yang dilakukan para kalangan akademisi.

“Ini agar tidak terjadi pemahaman yang salah dikalangan para mahasiswa sehingga jangan sampai terjadi aksi-aksi teror lagi seperti yang pernah terjadi di Indonesia selama ini,” tukas Agus.
(kur)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
Profil Rafael Granada...
Profil Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Sandang Pangkat Bintang Tiga TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved