Antisipasi Lebaran 2016, Pelni Perlu Lima Kapal

Sabtu, 25 Juli 2015 - 11:28 WIB
Antisipasi Lebaran 2016,...
Antisipasi Lebaran 2016, Pelni Perlu Lima Kapal
A A A
SURABAYA - PT Pelayaran Nasional (Pelni) membutuhkan lima unit kapal untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik kapal laut di Indonesia pada masa angkutan Lebaran 2016 (1437 Hijriah) mendatang.

”Penambahan armada itu juga dilatarbelakangi ada peraturan pembatasan maksimum jumlah penumpang yang diberlakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini,” kata Direktur Utama PT Pelni Elfien Goentoro di Surabaya, Jatim, kemarin. Apalagi, ungkap dia, pemberlekukan kebijakan pembatasan penumpang itu mengakibatkan ribuan penumpang menjadi tak terangkut.

Masing- masing kapal itu diprediksi memiliki kapasitas penumpang antara 1.000 hingga 2.000 orang. ”Daerah yang membutuhkan penambahan armada di antaranya rute Balikpapan - Surabaya, di mana memerlukan kurang lebih satu unit kapal,” ujarnya. Selain itu, kata dia, rute Tarakan- Balikpapan - Nunukan - Pare-pare dengan penambahan dua unit kapal.

Kemudian, di rute Bima - Labuan Bajo - Makassar memerlukan satu unit kapal. ”Bahkan, dari Kumai kemungkinan juga butuh satu unit kapal lagi,” ucapnya. Di sisi lain, tambah dia, untuk menyiasati besarnya permintaan di sejumlah daerah terutama sebelum direalisasikan lima kapal tambahan, Pelni melakukan beberapa langkah misalnya ”rerouting ” dan deviasi kapal lain.

”Kami berupaya melalui rerouting dari rute lain. Lalu, tahun depan rencananya akan diberi PMN (penyertaan modal negara) sebanyak satu kapal dan 54 kapal perintis pengalihan dari Kemenhub,” sebutnya. Di samping itu, menurut dia, perusahaan tersebut juga mengakui keterbatasan armada yang dimilikinya. Sebab itu, ia meminta jadwal antara kapal milik swasta dan kapal milik Pelni disesuaikan.

”Walau armada yang ada saat ini terbatas, ada kemungkinan ke depan jumlahnya ditambah,” imbuhnya. Dia berharap pemerintah daerah atau Kantor KesyahbandarandanOtoritasPelabuhan (KSOP) menyamakan jadwal kapalswastadengankapalPelni. Dengan begitu, kapasitas penumpang bisa bertambah pada masa menda-tang.

Syarifudin/ant
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved