Tergulung Ombak di Pantai Carita, Satu Tewas

Rabu, 22 Juli 2015 - 10:49 WIB
Tergulung Ombak di Pantai...
Tergulung Ombak di Pantai Carita, Satu Tewas
A A A
PANDEGLANG - Satu orang tewas akibat tergulung ombak di Pantai Carita, Pandeglang, Banten, kemarin.

Korban bernama Yusron, 38, warga Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Sedangkan, tiga orang lainnya yang tenggelam berhasil diselamatkan oleh tim lifeguard dari Relawan Balawista Banten. Ketiganya yakni Sabrina (anak korban), 13, Alya Sahila, 13, dan Agil, 13 (keponakan korban).

Yusron bersama keluarganya tiba di Pantai Carita pada kemarin pagi untuk menghabiskan liburan Lebaran. Mereka langsung berenang dengan menyewa satu ban bekas sebagai pelampung. Empat orang ini kemudian menaiki ban yang biasanya hanya digunakan untuk dua orang.

Saat asyik berenang, tiba-tiba ombak besar menggulung para korban hingga keponakan Yusron bernama Agil terjatuh dari ban. Yusron yang melihat keponakannya terseret ombak berusaha menolongnya, namun ternyata korban tidak bisa berenang dan ikut tergulung ombak.

Tim lifeguard yang melihat kejadian itu langsung menyelamatkan korban, tapi hanya Agil, Sabrina, dan Alya yang berhasil diselamatkan, sementara Yusron menghilang ditelan ombak. Relawan Balawista Banten menghubungi Polair Polda Banten dan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang untuk melakukan pencarian korban. Akhirnya, Yusron ditemukan di kedalaman 4 meter atau sekitar 20 meter dari tempat korban berenang atau sekitar 50 meter dari bibir pantai.

Koordinator Relawan Balawista Banten Ervin mengatakan, setelah tim gabungan melakukan penyisiran di lokasi korban tenggelam, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. ”Setelah ditemukan, korban dibawa ke RSUD Pandeglang untuk divisum,” ujarnya kemarin.

Terjadinya kecelakaan ini harus dijadikan pelajaran bagi para wisatawan yang berenang di perairan sepanjang pantai. Wisatawan harus selalu hatihati serta mematuhi peraturan yang diberikan oleh penjaga pantai. ”Wisatawan yang ingin berenang jangan memakai celana panjang, karena itu akan menjadi pemberat saat berenang,” katanya.

Berdasarkan pantauan KORAN SINDO, pada pukul 12.00 WIB iring-iringan kendaraan roda dua bergerak keluar dan masuk jalan-jalan menuju tempat wisata Anyer, baik melalui Jalan Cilegon-Anyer, Lingkar Selatan Cilegon, hingga jalan- jalan alternatif di Kabupaten Serang menuju Anyer seperti ruas Palima-Cinangka-Anyer dan Jalan Taktakan-Anyer.

Menurut Darjat, salah satu pengunjung, kepadatan kendaraan masih terus terjadi di Pantai Anyer sampai Tanjung Lesung.

Teguh mahardika
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved