KY Nilai Pengaruh Luar Bikin Hakim Mau Terima Suap

Jum'at, 10 Juli 2015 - 18:10 WIB
KY Nilai Pengaruh Luar...
KY Nilai Pengaruh Luar Bikin Hakim Mau Terima Suap
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki menyesalkan tindakan tiga hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap.

Menurut Suparman, tindakan para hakim menerima suap lantaran hakim dinilai gampang terpengaruh dengan kondisi di luar hak dan kewajibannya.

"Ini artinya apa, ada pengaruh luar, masih signifikan dan terkait juga dengan lemahnya pertahanan internal hakim ya," ujar Suparman di Kantor KY, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Suparman tak menjelaskan secara detail pengaruh dari luar dimaksud. Namun dia berpendapat, pengaruh dari luar adalah kekuatan yang kerap 'mengiming-imingi' bayaran untuk menang di pengadilan.

Padahal, menurut Suparman, gaji seorang hakim dianggap sudah mencukupi buat menghidupi kebutuhan sehari-hari. Namun, terkadang faktor internal dan eksternal hakim membuat hakim rela 'menggadaikan' keadilan.

"Jadi antara desakan dari luar, dan lemahnya dari dalam itu menjadi pemicu, terjadinya suap menyuap dalam dunia kehakiman," ungkapnya.

Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap 3 hakim, 1 panitera dan 1 orang pengacara. Mereka yang ditangkap Tripeni Irianto Putra (Ketua PTUN Medan), Amir Fauzi dan Dermawan Ginting (hakim PTUN Medan) seorang panitera PTUN Medan bernama Syamsir Yusfan serta seorang pengacara bernama Yagari Bastara Guntur alias Gerry dari kantor advokat OC Kaligis.

Mereka yang diamankan ini memiliki keterkaitan dengan perkara yang dimohonkan Ahmad Fuad Lubis, mantan Kepala Bendahara Umum Pemprov Sumut. Pria yang kini menjadi Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut menggugat surat penetapan Kejati Sumut yang meminta keterangannya. Majelis hakim memutuskan penetapan itu sebagai tindak penyalahgunaan wewenang.

Pilihan:

Ketua DPR Sebut Putusan MK Sudah Final dan Mengikat

MK Sudah Diprediksi Kabulkan Gugatan UU Dinasti Politik
(maf)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Infografis
5 Kolonel Terima Tanda...
5 Kolonel Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha dari Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved