31 Provinsi Rawan Konflik Pilkada

Selasa, 07 Juli 2015 - 02:52 WIB
31 Provinsi Rawan Konflik...
31 Provinsi Rawan Konflik Pilkada
A A A
JAKARTA - Kapolri Badrodin Haiti mengatakan, Polri telah memetakan daerah rawan di Pilkada Serentak 2015 dan telah menyiapkan rencana antisipasi dengan menggelar kekuatan secara optimal terkait dengan pengamanan pilkada.

Badrodin menjelaskan, sebanyak 31 wilayah provinsi masuk kategori rawan konflik pilkada.
Daerah rawan tersebut dibagi dalam dua kategori.

"Yakni, rawan satu dan rawan dua yang mana, rawan dua tingkat kerawanannya lebih tinggi ketimbang rawan satu," kata Badrodin di Senayan, Jakarta, Senin 6 Juli 2015.

Sedangkan Rawan satu terdiri dari 17 wilayah yakni meliputi, Kalimantan Barat, Kalimantang Tengah, Kalimantan Selatan, Jambi, Kepulalauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Rawan dua terdapat 14 wilayah meliputi, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, NTT, NTB, Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah," papar Badrodin.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved