Jaksa Agung Tegaskan Kasus Mobil Listrik Bukan Riset

Jum'at, 03 Juli 2015 - 15:36 WIB
Jaksa Agung Tegaskan...
Jaksa Agung Tegaskan Kasus Mobil Listrik Bukan Riset
A A A
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo menampik anggapan bahwa pengadaan 16 mobil listrik oleh tiga BUMN itu untuk kepentingan riset. Menurutnya, mobil listrik tersebut murni pengadaan barang dan jasa diduga bermasalah yang dipamerkan pada saat penyelenggaraan APEC 2013.

Prasetyo sekaligus membantah informasi yang beredar selama ini yang menyatakan bahwa, tim Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut perkara hasil riset.

"Ini dikatakan riset, tapi ini bukan riset melainkan pengadaan barang dan jasa. Kalau riset itu satu sampai dua biji aja untuk kepentingan APEC," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2015).

Prasetyo menjelaskan, jika pengadaan mobil listrik itu untuk kepentingan riset, maka pihaknya tidak berwenang mengusut hal tersebut. Menurutnya, sudah kewajiban seluruh pihak untuk mendukung pengembangan riset dalam negeri.

Namun, dalam kasus pengadaan mobil listrik diduga murni pengadaan barang dan jasa yang berimplikasi pada pelanggaran hukum. "Kita tidak memidanakan riset, kejaksaan tidak segegabah itu, kita ingin semuanya maju."

"Riset adalah sesuatu yang harus dikembangkan, tetapi kalau harus berkedok pada riset, itu yang harus kita telusuri dan itu yang jadi masalah," pungkasnya.

Terkait kasus ini, Tim Jampidsus telah menyita 10 mobil listrik dari Direktur Utama PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi (DA), terkait kasus dugaan korupsi pengadaan 16 mobil listrik di tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) senilai Rp32 miliar.

Dasep Ahmad telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Agus Suherman yang merupakan Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Perikanan Indonesia (Perindo). Dasep Ahmad merupakan tersangka dari pihak swasta yang mengerjakan proyek pengadaan 16 mobil listrik di tiga BUMN.

Sedangkan, Agus Suherman menjadi tersangka atas jawabatannya di Kementerian BUMN ketika proyek itu dikerjakan pada tahun 2011. Dalam kasus ini, penyidik sudah memanggil sebanyak 17 orang sebagai saksi bersama Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN saat itu.

Rencananya penyidik bakal memanggil Dahlan untuk dimintai keterangan berkaitan dengan perannya dalam pengadaan mobil listrik tersebut.

Seperti diketahui, kasus itu bermula setelah sebanyak 16 mobil listrik tidak digunakan. Kemudian ke-16 mobil tersebut ternyata dihibahkan kepada enam universitas yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Riau‎ walaupun tanpa kerjasama.

Ikhwal pengusutan kasus ini muncul pula saat Dahlan Iskan menjabat Menteri BUMN tahun 2013 yang menugaskan sponsor pengadaan mobil listrik itu untuk mendukung kegiatan operasional konferensi APEC tahun 2013 di Bali. Namun, disinyalir telah terjadi penyimpangan dalam pengadaan mobil listrik tersebut.

PILIHAN:
Pengamat: Ada Upaya Delegitimasi Sosok Menteri di Kabinet


Respons Jokowi Soal Menteri Mbalelo Dinilai Sudah Tepat
(kri)
Berita Terkait
Berhasil Operasikan...
Berhasil Operasikan 616 Unit SPKLU, PLN Terbukti Andal Layani Pemudik Mobil Listrik 
Molis PLN Peduli Bangkitkan...
Molis PLN Peduli Bangkitkan Usaha Mikro Kecil di Kala Pandemi
PLN Komitmen Dukung...
PLN Komitmen Dukung Infrastruktur Mobil Listrik di Tanah Air
Mitos Baterai Terbakar...
Mitos Baterai Terbakar Hantui 77% Pengguna, KOLEKSI dan PLN Bongkar Fakta Sebenarnya
Peluncuran Aplikasi...
Peluncuran Aplikasi PLN Charge.IN
Mobil Listrik Numpang...
Mobil Listrik Numpang Parkir di SPKLU, PLN Geram!
Berita Terkini
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Herti Sastra Munthe...
Herti Sastra Munthe Siap Terapkan Hasil Bimtek Perindo di Deli Serdang
Kawal Ketat APBD, Legislator...
Kawal Ketat APBD, Legislator Partai Perindo Lombok Barat Dapat Apresiasi dari Angela Tanoesoedibjo
PBNU Minta Jaksa Agung...
PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendur Berantas Korupsi meski Diterpa Kasus Jampidsus
Wabup Maluku Tengah...
Wabup Maluku Tengah Sebut Bimtek Perindo Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved