Komisi I DPR Setujui Gatot Nurmantyo Jadi Panglima TNI

Rabu, 01 Juli 2015 - 22:51 WIB
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Gatot Nurmantyo Jadi Panglima TNI
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR secara bulat menyetujui Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI. Kepala Staf Angatan Darat (KSAD) tersebut menggantikan seniornya, Jenderal TNI Moeldoko yang memasuki masa purna tugas 1 Agustus mendatang.

Keputusan tersebut dibacakan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq seusai melakukan pendalaman terhadap visi dan misi Gatot dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

"10 fraksi yang ada di Komisi I bermufakat setuju terhadap pemberhentian Jenderal TNI Moeldoko sebagai Panglima TNI dan menyetujui terhadap pencalonan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI," kata Mahfudz di ruang rapat Komisi I, Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2015) malam.

Dalam pandangannya terhadap Gatot, ada tiga konsideran yang dipertimbangkan 10 fraksi, pertama terkait seleksi administrasi. Mahfudz mengatakan, tidak ditemukan masalah dalam kelengkapan administrasi yang dimilik Gatot.

Kedua, lanjut Mahfudz, paparan visi misi dan program yang disampaikan Gatot menggambarkan kedalaman pemgalaman calon Panglima TNI tersebut.

"Dalam paparannya, beliau gambarkan kondisi geopolitik, geoekonomi dan geostrategis di tingkat regional dan global yang saling memengaruhi satu tempat dengan lainnya," ungkap Mahfudz.

Ketiga, lanjut Mahfudz, Gatot juga menyampaikan paparan secara jelas terkait potensi ancaman yang kini mengintai Indonesia di tengah dinamika perubahan besar dunia. Salah satunya terkait konflik perebutan sumber daya alam dan ekonomi yang ke depan bakal mengancam negara-negara di sepanjang garis khatulistiwa.

"Titik pusat konflik perebutan sumber daya alam ada di kawasan khatulistiwa. Dan Indoneaia adalah negara besar di rentang kawasan tersebut. Paparan ini memiliki benang merah dengan paparan yang disampaikan oleh calon Kepala BIN, kemarin," ungkap Mahfudz.

Tak hanya itu, keputusan Komisi I DPR juga memperhatikan visi misi serta program Gatot yang ingin mengembangkan konsolidasi baik dari segi organisasi, personel dan alutsista bagi TNI.

Hasil pembahasan Komisi I tentang Panglima TNI ini, selanjutnya akan dilaporkan kepada pemimpin DPR dan selanjutnya ditetapkan dalam rapat paripurna. "Hasil rekomendasi Komisi I akan kami serahkan kepada pimpinan DPR untuk segegra diparipurnakan," ungkap Mahfudz.
(kri)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Diduga Langgar Etik,...
Diduga Langgar Etik, Ketua KPU RI Dilaporkan ke DKPP Terkait Pembiaran Dokumen Ijazah Jokowi
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved