Direktur Gratifikasi KPK Daftarkan Diri ke Pansel
Jum'at, 26 Juni 2015 - 23:04 WIB
Direktur Gratifikasi KPK Daftarkan Diri ke Pansel
A
A
A
JAKARTA - Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono merasa terpanggil untuk mendaftarkan diri menjadi Calon pemimpin (Capim) KPK Jilid IV.
Menurut Giri, selama 10 tahun berkecimpung dalam lembaga antikorupsi itu dirinya merasa masih ingin terus menyalakan semangat anti korupsi dengan menjadikan dirinya sebagai pemimpin.
Waktu itu, kata dia, dirasa cukup untuk mengerti setiap celah dalam memberantas korupsi. "Ingin menjaga harapan rakyat agar tidak pupus dalam pemberantasan korupsi dan bagi saya 10 tahun di KPK sudah cukup tahu seluk beluk KPK sehingga paham solusi dan strategi," kata Giri saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (26/6/2015).
Ditanya ihwal rencana pembenahan yang akan dilakukan apabila lolos nantinya, Giri mengaku ada beberapa sisi yang diperkuat lembaga antikorupsi itu.
"Itu ada dimakalah saya. Tidak perlu saya buka sekarang. Secara keseluruhan yang dilakukan KPK sudah hebat, butuh penguatan di beberapa sisi," ujar Giri.
Lebih lanjut, Giri enggan untuk membeberkan sisi-sisi yang dia maksud guna menguatkan lembaga yang dibentuk tahun 2002 ini. "Kan masih pendaftaran," imbuhnya.
Terpisah, Juru Bicara panitia seleksi (Pansel) Capim KPK Betti S Alisjahbana membenarkan ada dua anggota KPK yang telah menyatakan diri mendaftar.
"Sampai sore ini yang mendaftar jadi Capim KPK ada profesi yang menarik yaitu KPK dua (orang). Selain itu, TNI ada empat (dua purnawirawan), hakim tiga, dan wartawan empat," kata Betti saat dikonfirmasi Sindonews.
Namun, Betti belum bersedia membenarkan dua nama tersebut apakah Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi dan Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono.
Menurutnya, kedua calon itu baru akan diumumkan saat proses pendaftaran ditutup, 3 Juli 2015 mendatang. "Pengumuman nama-nama yang lolos seleksi administrasi akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli melalui press conference dan di situs www.setneg.go.id," tuturnya.
Sebelumnya Johan Budi memastikan dirinya maju dalam bursa calon pemimpin (Capim) KPK Jilid IV. Johan mengatakan telah memutuskan mendaftar sejak Minggu, 21 Juni 2015 lalu.
Saat ini dirinya tengah mengumpulkan syarat-syarat yang diminta panitia seleksi (Pansel). "Saat ini sedang menyiapkan dokumen-dokumen untuk persyaratan pendaftaran, semoga waktunya cukup," kata Johan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa 23 Juni.
Menurut Giri, selama 10 tahun berkecimpung dalam lembaga antikorupsi itu dirinya merasa masih ingin terus menyalakan semangat anti korupsi dengan menjadikan dirinya sebagai pemimpin.
Waktu itu, kata dia, dirasa cukup untuk mengerti setiap celah dalam memberantas korupsi. "Ingin menjaga harapan rakyat agar tidak pupus dalam pemberantasan korupsi dan bagi saya 10 tahun di KPK sudah cukup tahu seluk beluk KPK sehingga paham solusi dan strategi," kata Giri saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (26/6/2015).
Ditanya ihwal rencana pembenahan yang akan dilakukan apabila lolos nantinya, Giri mengaku ada beberapa sisi yang diperkuat lembaga antikorupsi itu.
"Itu ada dimakalah saya. Tidak perlu saya buka sekarang. Secara keseluruhan yang dilakukan KPK sudah hebat, butuh penguatan di beberapa sisi," ujar Giri.
Lebih lanjut, Giri enggan untuk membeberkan sisi-sisi yang dia maksud guna menguatkan lembaga yang dibentuk tahun 2002 ini. "Kan masih pendaftaran," imbuhnya.
Terpisah, Juru Bicara panitia seleksi (Pansel) Capim KPK Betti S Alisjahbana membenarkan ada dua anggota KPK yang telah menyatakan diri mendaftar.
"Sampai sore ini yang mendaftar jadi Capim KPK ada profesi yang menarik yaitu KPK dua (orang). Selain itu, TNI ada empat (dua purnawirawan), hakim tiga, dan wartawan empat," kata Betti saat dikonfirmasi Sindonews.
Namun, Betti belum bersedia membenarkan dua nama tersebut apakah Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi dan Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono.
Menurutnya, kedua calon itu baru akan diumumkan saat proses pendaftaran ditutup, 3 Juli 2015 mendatang. "Pengumuman nama-nama yang lolos seleksi administrasi akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli melalui press conference dan di situs www.setneg.go.id," tuturnya.
Sebelumnya Johan Budi memastikan dirinya maju dalam bursa calon pemimpin (Capim) KPK Jilid IV. Johan mengatakan telah memutuskan mendaftar sejak Minggu, 21 Juni 2015 lalu.
Saat ini dirinya tengah mengumpulkan syarat-syarat yang diminta panitia seleksi (Pansel). "Saat ini sedang menyiapkan dokumen-dokumen untuk persyaratan pendaftaran, semoga waktunya cukup," kata Johan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa 23 Juni.
(maf)