PM Nepal Pastikan Bantuan Gempa Tak Dikorupsi

Jum'at, 26 Juni 2015 - 10:32 WIB
PM Nepal Pastikan Bantuan...
PM Nepal Pastikan Bantuan Gempa Tak Dikorupsi
A A A
KATHMANDU - Perdana Menteri (PM) Nepal Sushil Koirala memastikan semua bantuan akan sampai pada korban gempa. Dia menjamin tidak ada bantuan yang dikorupsi. Pernyataan tersebut disampaikan Koirala saat meminta bantuan kepada para donatur internasional dalam pertemuan di Kathmandu, kemarin.

Nepal membutuhkan sekitar USD6,7 miliar (sekitar Rp89 triliun) untuk pemulihan nasional pascabencana gempa bumi dahsyat pada April lalu yang menewaskan lebih dari 8.800 orang. Bencana itu juga menghancurkan hampir setengah juta rumah dan meninggalkan ribuan korban yang membutuhkan makanan, air bersih dan tempat tinggal. Beberapa donatur internasional lambat dalam menyalurkan bantuannya karena khawatir lemahnya birokrasi dan perencanaan akan menyebabkan bantuan yang disalurkan tidak efisien.

Koirala juga mendesak delegasi termasuk menteri luar negeri dari negara adidaya seperti China dan India serta Bank Dunia, PBB dan Uni Eropa untuk bekerja sama dengan pemerintah Nepal. ”Kami memastikan bahwa dukungan yang diberikan akan diperuntukkan sesuai tujuannya. Kami bertanggung jawab kepada warga negara kami sendiri,” ujarnya saat membuka pertemuan tersebut dikutip AFP.

Bank Dunia berjanji akan memberikan bantuan senilai USD500 juta (sekitar Rp66 miliar) untuk rekonstruksi pembangunan. Sushil Koirala menjabat sebagai PM Nepal sejak 11 Februari 2014. Dia juga dipilih menjadi Presiden Kongres Partai Nepal sejak bergabung dengan partai tersebut.

Koirala sempat berada di pengasingan politik di India selama 16 tahun setelah pengambilalihan kerajaan 1960. Kongres Nepal muncul sebagai partai terbesar pada pemilu Majelis Konstituante di bawah kepemimpinan Koirala.

Ananda nararya
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved