Ramadan, BPN Target Terbitkan 1.000 Sertifikat Tanah

Kamis, 25 Juni 2015 - 10:29 WIB
Ramadan, BPN Target...
Ramadan, BPN Target Terbitkan 1.000 Sertifikat Tanah
A A A
BEKASI - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi menargetkan bisa mengeluarkan 1.000 sertifikat tanah selama Ramadan. Untuk merealisasikan target tersebut, BPN akan melakukan layanan jemput bola melalui program Layanan Rakyat untuk Sertifikat Tanah (Larasita).

”Untuk mencapai target itu kami memberikan layanan pertanahan kepada masyarakat dengan program Tarawih Keliling (Tarling) Larasita,” kata Kepala BPN Kabupaten Bekasi Dirwan Dachri dalam pelayanan Tarling Larasita di Masjid Al-Muhajirin Perumahan BCL, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/6) malam.

Program Tarling Larasita juga bertujuan memotong jalur percaloan sehingga tidak ada yang dirugikan. Dengan adanya program ini masyarakat tidak perlu izin tidak bekerja di hari biasa dan bisa langsung terbuka dalam hal biaya. ”Hanya dikenakan biaya Rp50.000,” katanya. Program Tarling Larasita ini akan dilaksanakan seusai salat tarawih dengan sasaran 20 masjid di Kabupaten Bekasi setiap tiga hari sekali.

Dirwan mengaku, di Kabupaten Bekasi masih terdapat ratusan ribu rumah belum besertifikat. Hingga kini tanah dan rumah yang sudah besertifikat mencapai 668.576 bidang. Dari jumlah itu, 292.656 bidang besertifikat hak milik (SHM); sisanya, 375.920 bidang, besertifikat hak guna bangunan (HGB).

Untuk itu, kegiatan ini juga bertujuan agar masyarakat meningkatkan status tanah mereka dari hak guna bangunan ke milik. Mayoritas sertifikat hak guna bangunan terdapat di perumahan kelas menengah ke bawah. Saat ini banyak pemilik rumah yang tak paham bagaimana meningkatkan status hak guna menjadi hak milik. Padahal, perubahan status itu sangat penting.

”Jika tak diubah, tanah itu akan kembali ke negara,” katanya. Dalam kegiatan Tarling Larasita di Perumahan BCL, pegawai BPN langsung membuka layanan kepada masyarakat maupun konsultasi.”Cuma sepekan, sertifikat SHM rumah saya sudah jadi, tidak ribet dan langsung diantar ke rumah sama kepala BPN,” ujar Nurohmah, 38.

Menurut ibu dua anak ini, dia bersama suaminya, Sarjikto, 43, sempat mau mengurus tanah ke kantor BPN, tapi prosesnya sangat panjang dan berbelit. Untuk itu, buruh yang bekerja di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi ini memilih tidak mengurusnya. Padahal, cicilan rumahnya tersebut sudah selesai tiga tahun lalu. ”Kami sangat senang dengan program ini, masyarakat di Perumahan BCL sangat terbantu,” akunya.

Abdullah m surjaya
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved