SBS Sukses Wujudkan Kohesi Sosial di Australia

Selasa, 23 Juni 2015 - 09:41 WIB
SBS Sukses Wujudkan...
SBS Sukses Wujudkan Kohesi Sosial di Australia
A A A
SYDNEY - Bangsa yang multikultur dan multietnik seperti Australia memerlukan media yang dimanfaatkan sebagai alat untuk pemersatu. Media memberikan pemahaman dan ruang publik untuk membuka kesempatan bagi masyarakat untuk saling mengenal dan menghormati.

Australia membuktikan peran media dalam menjaga keharmonisan sosial untuk menciptakan asimilasi sosial yang kuat. Menurut Tod Loydell, Kepala Hubungan Pemerintahan SBS, penelitian Scarlon Foundation menyebutkan Australia menjadi negara multikultur yang sukses. Bahkan media memberikan kontribusi positif dalam kohesi sosial masyarakat negara multikultur yang sukses.

”Pemahaman budaya lain menjadi hal penting bagi Pemerintah Australia,” katanya kepada KORAN SINDO kemarin di Sydney, Australia. Media menjadi alat yang efektif dan efisien bagi Australia dalam upaya membangun persamaan pemahaman. Selanjutnya media berkembang menjadi ajang hiburan dan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

Informasi yang cerdas yang tidak provokatif memberikan jaminan ketenteraman dan keharmonisan. ”SBS berbeda dengan BBC yang menyebarkan persepsi Inggris ke seluruh dunia. Kita justru untuk khusus konsumsi domestik,” kata Loydell. Namun dia menjamin independensi medianya dari intervensi pemerintah.

Media juga menjaga keseimbangan sosial yang dengan memberikan informasi yang seimbang dan berimbang. Australia yang memiliki banyak etnik sehingga memerlukan media yang paling efektif dan efisien dalam menjauhkan negara dari friksi sosial yang mengganggu.

Menurut Yang Joong-joo, produser eksekutif program Korea SBS, pesan yang disampaikan kepada komunitas etnik, terutama Korea, adalah agar mereka tinggal di Australia tanpa menciptakan konflik. ”Media selayaknya melayani komunitas agar tetap menjauhi konflik,” ungkapnya.

Awalnya media di Australia fokus pada mengeratkan warga Aborigin dengan komunitas lain. Seiring banyaknya imigran ke Australia, media juga mengembangkan pendekatan ke komunitas lain. Corporate Affairs SBS Jack Leeway mengatakan, media memiliki tanggung jawab dalam merekatkan komunitas. SBS merupakan stasiun televisi yang didanai Pemerintah Australia dan mengoperasikan lima stasiun televisi dan lima radio jaringan.

SBS menyediakan layanan radio dan televisi multikultural dan multibahasa yang mendidik dan menghibur rakyat Australia yang beragam. Berdirinya SBS karena memperhatikan komunitas minoritas yang membutuhkan informasi dalam bahasa mereka. ?

Laporan Wartawan KORAN SINDO
ANDIKA HENDRA M
SYDNEY
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved