Kasus Engeline Akan Ada Tersangka Baru

Selasa, 23 Juni 2015 - 09:38 WIB
Kasus Engeline Akan...
Kasus Engeline Akan Ada Tersangka Baru
A A A
DENPASAR - Polda Bali mengisyaratkan bakal ada calon tersangka baru pembunuh Engeline (sebelumnya ditulis Angeline). Itu terindikasi dari hasil tes kebohongan tersangka Agustinus Tai Hamadai, yang mayoritas keterangannya benar.

Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie mengatakan telah mendapatkan banyak pengakuan yang benar dan bisa dipercaya dari Agustinus, mantan pembantu Margriet Christina Megawe (sebelumnya ditulis Margarieth), yang telah ditetapkan sebagai tersangka. "Pengakuan Agustinus yang menyebutkan ada orang lain terlibat, banyak benarnya dan bisa dipercaya," kata Ronny di Denpasar kemarin.

Menurut Ronny, pengakuan Agustinus yang benar itu berasal dari keterangan yang diberikan di berita acara pemeriksaan (BAP) didukung hasil tes alat pendeteksi kebohongan (lie detector). Dalam keterangannya kepada penyidik, Agustinus mengaku bukan dia yang membunuh ataupun memerkosa Engeline, melainkan majikannya.

Bahkan, pembunuhan itu terjadi bukan di kamar Agus, melainkan di kamar Margriet. Agustinus juga mengaku telah diiming-imingi uang oleh Margriet Rp200 juta, bukan Rp2 miliar seperti yang pernah disebutkannya. Margriet menjanjikan uang itu dibayarkan pada 24 Mei 2015, tapi sampai 25 Mei hingga dia dipecat belum menerima uang itu.

Sebelum dijanjikan uang, Agustinus diminta menyetubuhi Engeline, tapi dia menolak. Setelah itu, Margriet menyuruh Agustinus membungkus, mengambil boneka, dan menguburkan korban. Meski begitu, Ronny belum bersedia menyebut identitas calon tersangka baru itu dengan alasan pengembangan pe-nyidikan masih berlangsung. Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan 28 saksi, termasuk Margriet dan dua anak angkatnya, Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe.

Sejauh ini, Margriet hanya ditetapkan sebagai tersangka penelantaran anak. Untuk mendalami dugaan keterlibatan dalam pembunuhan Engeline, Margriet kembali menjalani tes deteksi kebohongan, kemarin. Wanita berusia 50 tahun itu juga diperiksa sebagai tersangka penelantaran anak.

Hingga sore kemarin, proses pemeriksaan masih berlangsung dan polisi belum menyampaikan hasilnya. Di bagian lain, polisi kemarin juga menggelar prarekonstruksi untuk kasus penelantaran anak dengan tersangka Margriet di rumah Jalan Sedap Malam Denpasar. Tiga saksi yang dihadirkan adalah Franky A Maringka, Yuliet Christien, dan Lorraine Soriton yang berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur.

Franky dan Yuliet merupakan mantan pembantu yang bekerja selama tiga bulan di rumah Margriet, sedangkan Lorraine kerabat Margriet. “Prarekonstruksi itu dilakukan untuk mencocokkan keterangan saksi dan tersangka yang diyakini benar oleh penyidik,” ucap mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri itu.

Tim dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar turut dilibatkan dalam prarekonstruksi. "Ada 11 adegan yang diperagakan. Seperti adegan Angeline dipukul, dijambak, dan diseret oleh ibu angkatnya," kata Siti Sapurah, aktivis P2TP2A Denpasar. Seusai prarekonstruksi, Franky mengaku masih ingat betul kondisi Angeline saat disiksa Margriet.

"Pada adegan ketiga, dia (Margriet) melakukan pemukulan dengan bambu. Itu dilakukan sekitar awal Maret 2015. Penyiksaan dilakukan dengan cara memukul, menjambak, dan menyeret Engeline,” ujar Franky. “Aku masih terbayang Engeline merasa kesakitan saat dipukul ibunya," tambahnya.

Diketahui, Engeline, bocah kelas II B SDN 12 Sanur, Denpasar, ditemukan tewas dikubur di halaman belakang rumahnya di dekat kandang ayam di Jalan Sedap Malam No 26 Denpasar pada Rabu (10/6). Penemuan jenazah itu hampir sepekan setelah dia dikabarkan hilang pada Sabtu (16/5). Polisi kemudian menetapkan Agus sebagai tersangka pembunuhan.

Miftahul chusna/ant
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved