Yusril Berharap Kasus Dahlan Bebas Unsur Politik

Kamis, 11 Juni 2015 - 13:44 WIB
Yusril Berharap Kasus...
Yusril Berharap Kasus Dahlan Bebas Unsur Politik
A A A
JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra berharap penanganan kasus mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Yusril Ihza Mahendra tidak dilatarbelakangi kepentingan politik.

Yusril yang ditunjuk Dahlan menjadi kuasa hukumnya ini mengharapkan pemeriksaan kliennya berjalan obyektif. "Berharap pemeriksaan ini berjalan obyektif serta bebas dari faktor-faktor politis yang mungkin ada," ujar Yusril kepada Sindonews, Kamis (11/6/2015).

Yusril mengaku sedang mendalami pasal-pasal yang disangkakan terhadap Dahlan dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pembangunan gardu induk di Unit Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa-Bali dan Nusa Tenggara PT PLN Persero tahun anggaran 2011-2013. (Baca: Diperiksa sebagai Tersangka, Dahlan Tak Penuhi Panggilan Kejati DKI)

"Semua ini perlu kami dalami sehingga beralasan hukum bagi Pak Dahlan dan penasehat hukumnya untuk mohon penundaan pemeriksaan minggu depan," ujar Yusril.

Dia menambahkan, pihaknya mempelajari pasal-pasal yang disangkakan dalam surat panggilan kejaksaan terhadap kliennya. Dari pasal yang disangkakan, lanjut dia, kliennya akan menjawab pertanyaan pendidik.

"Karena dalam surat panggilan itulah dinyatakan perbuatan apa yang dilakukan tersangka dan pasal-pasal apa yang dijadikan dasar hukumnya," katanya.

Yusril menegaskan akan mendampingi Dahlan secara profesional dan menjunjung tinggi hukum dan kode etik dengan mengedepankan alat bukti yang sah.
(dam)
Berita Terkait
KPK Tahan Tiga Tersangka...
KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi PLN Unit Induk Pembangkitan Sumbagsel
Kerjasama KPK-PLN :...
Kerjasama KPK-PLN : Aset Negara Rp960 M Berhasil Diselamatkan
Bahas Program Pencegahan...
Bahas Program Pencegahan Korupsi, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Sambangi KPK
Temui Pimpinan KPK,...
Temui Pimpinan KPK, Dirut PLN Bahas Penyelamatan Aset Negara
Bahas Kerjasama Pencegahan...
Bahas Kerjasama Pencegahan Korupsi, Dirut PLN Sambangi KPK
KPK Apresiasi Kolaborasi...
KPK Apresiasi Kolaborasi Pengamanan Aset Negara oleh PLN
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved