DPR Sebut Anggaran Pilkada Mandek Karena Kurang Koordinasi

Rabu, 10 Juni 2015 - 07:31 WIB
DPR Sebut Anggaran Pilkada...
DPR Sebut Anggaran Pilkada Mandek Karena Kurang Koordinasi
A A A
JAKARTA - DPR menuding, mandeknya anggaran pilkada serentak khususnya anggaran pengawasan dan anggaran pengamanan dikarenakan kurangnya koordinasi di antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Pemerintahan Daerah (Pemda), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Berarti selama ini Mendagri, KPU, Bawaslu, Pemda enggak koordinasi dengan Menteri Keuangan sehingga uang tidak bisa dicairkan," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Lukman Edy kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 9 Juni 2015.

Edy mengatakan, selama ini semuanya menyatakan bahwa mereka sudah siap, dan sudah menunjukan komitmen itu dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Tapi berdasarkan hasil pemantauan DPR, anggaran pengawasan untuk Bawaslu hampir semua belum selesai.

"Walaupun per minggu kemarin ada laporan NPHD sudah ditandatangani, tapi belum ada waktu kapan itu akan dicairkan karena, belum ada perintah dari Menkeu," jelasnya.

Menurut Edy, dirinya sendiri belum melihat adanya koordinasi antara Mendagri dan Menkeu. Karena, perrsoalan mengenai anggaran seperti ini seharusnya sudah diselesaikan dalam internal rapat kabinet. Sehingga, persiapan pilkada tidak perlu lagi disibukan oleh persoalan anggaran semacam ini.

"Tapi hal ini hanya soal koordinasi tidak ada psoalan payung hukum dan teknis. Payung hukum dengan keluarnya Permendagri (Peraturan Mendagri). Dan kapan butuh perintah dari Menkeu," terang politikus PKB itu.

Edy menegaskan, pemerintah harus dengan segera menuntaskan persoalan anggaran pengawasan dan pengamanan pilkada. Karena, tahapan pilkada sudah harus dimulai pada tanggal 22 Juni mendatang dimana, calon perseorangan sudah mulai mendaftrakan diri.

"Di KPU sendiri kan ada syarat pencairan teknis asal udah ada perintah," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved