Data Pemilih Tahun Ini Lebih Baik Dibandingkan Pemilu 2014

Kamis, 04 Juni 2015 - 11:12 WIB
Data Pemilih Tahun Ini...
Data Pemilih Tahun Ini Lebih Baik Dibandingkan Pemilu 2014
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meyakini akurasi data pemilih yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) lebih baik dibandingkan saat Pemilu 2014. Pada tahun ini penyerahan data pemilih satu pintu, yakni hanya dari Kemendagri.

"Satu pintu sekarang. Dari Kemendagri ke KPU. Baru KPU ke provinsi, dan terus ke bawahnya," ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman seusai penyerahan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) di Kemendagri, Rabu 3 Juni 2015.

Irman mengatakan saat pemilu tahun lalu, masing-masing kepala daerah menyerahkan DP4. Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya kecurangan terhadap data-data kependudukan.

"Kepala daerah serahkan ke KPUD, Mendagri ke KPU. Dahulu banyak pintu walau sumbernya satu. Sekarang kita tutup satu pintu, Kemendagri ke KPU," tuturnya.

Penyerahan banyak pintu membuka celah bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menambahkan jumlah data pemilih. Dia mengatakan, pemilu sebelumnya menjadi pelajaran bagi pihaknya untuk meminimalisasi potensi kecurangan.

Kemendagri pada Rabu 3 Juni 2015 menyerahkan DP4 untuk pilkada serentak yang akan digelar pada akhir tahun ini. Diperkirakan jumlah pemilih sebanyak 102.068.130 jiwa.

Data tersebut meliputi 224 kabupaten dan 36 kota yang mengikuti pilkada nanti. Sedangkan 48 kabupaten/kota yang tidak mengikuti pilkada namun termasuk ke dalam provinsi yang melakukan pemilihan gubernur.

Senada dengan Irman, Ketua KPU, Husni Kamil Manik menilai basis data kependudukan saat ini lebih baik. "Kemendagri maupun KPU jadi nyambung, tingkat akurasi data lebih baik. Jadi tidak masalah lagi isu soal data pemilu," kata dia.

Dia mengatakan pengalaman sebelumnya sumber data dari beberapa pintu. Cara tersebut menguras tenaga karena harus melakukan banyak verifikasi.

"Sekarang hanya satu, KPUD tidak boleh menggunaakan sumber data yang lain supaya pertanggung jawabannya jelas," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved