ICW Gerah Dituding Makan Uang Negara
Selasa, 26 Mei 2015 - 17:52 WIB
ICW Gerah Dituding Makan Uang Negara
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) tidak terima dituding menerima dan menikmati anggaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tudingan itu dilayangkan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjajaran (Unpad) Romli Atmasasmita melalui akun Twitternya, @romliatma, belum lama ini.
ICW menganggap tudingan itu fitnah. "Bahwa tudingan dan fitnah itu disampaikan melalui beberapa kali twitter milik beliau (Romli Atmasasmita)," ujar aktivis ICW Tama Satrya Langkun saat jumpa pers di Kantornya, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015).
Menurut Tama, tudingan Romli itu merupakan pencemaran nama baik. Maka itu, kata dia, ICW merasa dirugikan dengan tudingan Romli tersebut. Sebab, menurut Tama, apa yang dituduhkan Romli itu tidak berdasarkan fakta sebenarnya.
Dilanjutkannya, ICW sejak awal sudah anti terhadap anggaran yang bersumber dari keuangan negara. Hal tersebut, kata dia, agar ICW terhindar dari konflik kepentingan. "Bahwa ICW tidak pernah menerima dana-dana seperti yang saudara Romli tuduhkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, belum lama ini Romli berkicau di akun Twitternya. "Apakah audit BPK RI juga dilakukan terhadap ICW dan koalisi LSM antikorupsi sebagai pengguna dana APBN KPK?" ucap Romli dalam twitternya yang diunggah pada 22 Mei 2015.(ico)
ICW menganggap tudingan itu fitnah. "Bahwa tudingan dan fitnah itu disampaikan melalui beberapa kali twitter milik beliau (Romli Atmasasmita)," ujar aktivis ICW Tama Satrya Langkun saat jumpa pers di Kantornya, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015).
Menurut Tama, tudingan Romli itu merupakan pencemaran nama baik. Maka itu, kata dia, ICW merasa dirugikan dengan tudingan Romli tersebut. Sebab, menurut Tama, apa yang dituduhkan Romli itu tidak berdasarkan fakta sebenarnya.
Dilanjutkannya, ICW sejak awal sudah anti terhadap anggaran yang bersumber dari keuangan negara. Hal tersebut, kata dia, agar ICW terhindar dari konflik kepentingan. "Bahwa ICW tidak pernah menerima dana-dana seperti yang saudara Romli tuduhkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, belum lama ini Romli berkicau di akun Twitternya. "Apakah audit BPK RI juga dilakukan terhadap ICW dan koalisi LSM antikorupsi sebagai pengguna dana APBN KPK?" ucap Romli dalam twitternya yang diunggah pada 22 Mei 2015.(ico)
(kur)