Akibat Narkoba, Masa Depan Generasi Muda Kian Kritis

Senin, 25 Mei 2015 - 16:50 WIB
Akibat Narkoba, Masa...
Akibat Narkoba, Masa Depan Generasi Muda Kian Kritis
A A A
JAKARTA - Penyalahgunaan narkoba yang menyerang generasi muda menjadi tanggung jawab semua pihak. Pasalnya, saat ini generasi muda Indonesia sangat rentan dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Hal itu disampaikan Direktur Diseminasi Informasi, Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Gun Gun Siswandi, saat menggelar Dialog Inteaktif dengan Pelajar SMA se-Jabodetabek bertempat di The Breeze, BSD, Tangerang, Sabtu 23 Mei 2015.

"Penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Saat ini terdapat sebanyak 4 juta penyalahguna di Indonesia. Bahkan sasaran utama peredaran narkoba adalah para generasi muda," ungkap Gun Gun lewat pers rilis, Senin (25/5/2015).

Untuk itu lanjut Gun Gun, para remaja dan orangtua diharapkan peduli dengan permasalahan narkoba. Pelajar dan orangtua harus melaporkan korban penyalahguna narkoba melalui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan bandarnya melalui pihak yang berwajib seperti BNN atau kepolisian.

"Tak perlu takut pelapor pun dijamin akan dilindungi. Kalau generasi muda kita menjadi penyalahguna narkoba maka akan sangat berpengaruh terhadap daya saing bangsa ini," ucapnya.

"Kita akan semakin tertinggal dengan negara lain yang mempersiapkan generasi mudanya dengan baik tanpa penyalahgunaan narkoba," sambung Gun Gun.

Sementara Usman Kansong, jurnalis senior sekaligus sebagai orangtua siswa mengatakan, penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sampai pada tahap berbahaya. Penyalahgunaan narkoba yang melibatkan remaja sudah sangat sering terjadi.

"Belum lagi kekerasan, seks bebas, dan kriminal yang timbul akibat penyalahgunaan narkoba. Intinya orangtua sangat khawatir dengan situasi sekarang," tuturnya.

"Di mana narkoba begitu mudah diperoleh. Saya harap semua pihak bersama-sama melakukan upaya yang serius guna melindungi generasi muda indonesia dari penyalahgunaan narkoba," harap Usman.

Peran orangtua turut disoroti Usman. Menurut dia peran orangtua sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

Diakuinya, orangtua harus memiliki pengetahuan tentang penyalahgunaan narkoba dan bagaimana upaya pencegahan yang benar papar Usman. Sudah bukan saatnya lagi cuek terhadap permasalahan penyalahgunaan narkoba tutup Usman.

Di sisi lain, media juga bisa memberikan berita bersifat empati pada para korban narkoba. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan pelayanan yang benar, yaitu direhabilitasi dan bukan dipidanakan.

"Sebagai bentuk dukungan konkret pemberantasan narkoba," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Infografis
10 Pemain Diprediksi...
10 Pemain Diprediksi Menjadi Bintang Masa Depan Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved