Komunitas Indonesia di Swiss Tagih Janji Presiden Jokowi

Sabtu, 23 Mei 2015 - 11:35 WIB
Komunitas Indonesia...
Komunitas Indonesia di Swiss Tagih Janji Presiden Jokowi
A A A
JENEWA - Demonstrasi yang ditujukan untuk menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) menular ke Swiss.

Seperti tidak mau ketinggalan rekannya di Tanah Air, sedikitnya 13 orang Indonesia di Swiss merencanakan berunjuk rasa di Jenewa, Swiss Barat, Sabtu (23/5). ”Kita akan orasi di depan Gedung PPB Jenewa, tepatnya di depan monumen Broken Chair,” tutur Pendy Pardi, koordinator aksi kepada KORAN SINDO kemarin.

Monumen yang ditandai dengan patung kursi raksasa yang satu kakinya patah itu memang berada tepat di depan Gedung PBB, Jenewa. Hanya, tempat ini lebih banyak menjadi perhatian turis asing daripada ajang demo. Broken Chair adalah monumen yang mengingatkan keganasan ranjau darat dan bom kluster. Keindahan monumen tersebut karena dibuat dari kayu seberat 5,5 ton dan setinggi 12 meter.

Mengapa tidak mendemo KBRI Bern atau Perwakilan Tetap Republik Indonesia di Jenewa? ”Kami ingin dunia internasional juga tahu bahwa Jokowi hanyalah politikus cetakan partainya,” kata Pendy Pardi.

Ada beberapa tuntutan yang ingin disampaikan kelompok ini antara lain kembalikan subsidi rakyat, bukan malah menyubsidi pejabat, selamatkan KPK, jangan jual NKRI, hingga soal pembasmian mafia hukum. ”Kami mendemo Jokowi karena dia tidak menepati janji-janji selama kampanye,” imbuh Pardi.

Demo di Swiss bukanlah perkara mudah. Kesulitan utamanya adalah mencari massa. Selain faktor kesibukan pekerjaan, juga karena waswas sebagai pendatang. Apalagi, warga Indonesia di Swiss tergolong sangat taat, bahkan terbilang takut dengan hukum. ”Kalau waswas tentu ada. Tapi, kami memang ingin agar Jokowi menepati janjinya,” ucap Pardi.

Agar tidak terjadi insiden yang tak diinginkan, sejak sebulan sebelumnya Pardi sudah mengurus izinnya. Syaratnya mudah yakni menulis surat ke Polda Jenewa, sambil menyertakan KITAS di Swiss. ”Kami akhirnya dapat izin demo meskipun hanya dua jam,” akunya. Rachel Schmid, pendukung Jokowi, menyambut baik demo ini. ”Malah bagus agar Pak Jokowi tetap ingat akan janjinya semasa kampanye,” kata Rachel.

Lagi pula, imbuh ibu satu anak ini, menyuarakan pendapat di Swiss sesuai aturan negara tersebut akan mendapatkan jaminan kebebasan. Demo tersebut, sebagaimana pantauan KORAN SINDO, adalah demo kedua yang terbilang resmi dilakukan komunitas Indonesia di Swiss.

Sebelumnya, tepatnya setahun silam, komunitas Indonesia Swiss lainnya juga berdemo untuk menuntut penghapusan hukuman mati bagi Satina, buruh migran di Arab Saudi. Unjuk rasa sebelumnya bersifat tidak resmi dengan pendemo lainnya.

Krisna Diantha
Koresponden Koran Sindo Swiss
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved