Penyalahgunaan Narkoba Timbulkan Kekerasan Terhadap Anak

Kamis, 21 Mei 2015 - 19:36 WIB
Penyalahgunaan Narkoba...
Penyalahgunaan Narkoba Timbulkan Kekerasan Terhadap Anak
A A A
JAKARTA - Beberapa waktu yang lalu publik dikejutkan dengan penelantaran yang disertai dengan kekerasan terhadap beberapa orang anak di Cibubur. Kemudian diketahui bahwa orangtua tersebut positif menggunakan narkoba.

Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Antar MT Sianturi mengatakan, dari kasus itu membuka mata bahwa betapa narkoba sangat berbahaya, menyengsarakan bahkan menyesatkan.

"Orangtua yang seharusnya menjadi teladan bagi anaknya berubah menjadi pemangsa yang sangat menakutkan bagi anak-ankanya. Tentu saja itu semua karena narkoba," kata Antar dalam Dialog Interaktif dengan tema penyalahgunaan narkoba dan pengaruhnya terhadap perkembangan psikologi anak, di Gedung BNN, Jakarta, Kamis (21/5/2015).

Dia menegaskan, bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga merugikan orang lain. Seperti kasus di Cibubur yang menelantarkan anaknya adalah contoh kekejaman penyalahgunaan narkoba dalam lingkungan keluarga.

"Kasus penelantaran dan kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran HAM berat," sambung Antar.

Sementara salah satu Komisioner Pelindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda mengatakan, kekerasaan terhadap anak secara fisik umumnya didominasi oleh ayah. Sementara kekerasan secara psikis didominasi oleh ibu.

Salah satu faktor kekerasan dalam rumah tangga lanjut Erlinda adalah permasalahan ekonomi. "Kami juga mengimbau kepada pemerintah untuk lebih serius memperhatikan permasalah ekonomi. Karena kalau ekonomi sebuah rumah tangga baik maka kekerasan terhadap anak juga terpengaruh," papar Erlinda.

Menanggapi hal itu Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar, menerangkan orangtua yang terlanjur menjadi penyalahguna narkoba harus dipaksa untuk menjalani rehabilitasi.

Menurutnya, kalau penyalahguna narkoba tidak dipaksa menjalani rehabilitasi, maka tidak menutup kemungkinan keluarga yang lain mengalami nasib seperti keluarga di Cibubur.

"Saat ini ada 4 juta penyalahguna narkoba. Itu artinya ada 4 juta keluarga Indonesia yang saat ini sedang berjuang melawan penyalahgunaan narkoba," kata Anang.

Menurutnya, yang paling menyedihkan penyalahgunaan narkoba erat kaitannya dengan seks bebas. "Oleh karena itu mari kita bersama-sama selamatkan penyalahguna dan korban penyalahguna narkoba melalui rehabilitasi," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved