DPR Desak Pemerintah Tangani Pengungsi Rohingya

Minggu, 17 Mei 2015 - 18:55 WIB
DPR Desak Pemerintah...
DPR Desak Pemerintah Tangani Pengungsi Rohingya
A A A
JAKARTA - DPR mendesak Pemerintah untuk mengambil langkah nyata menangani korban pencari suaka, dalam hal ini etnis Rohingya yang mengungsi dari Myanmar.

Langkah nyata yang diinginkan DPR adalah sebuah regulasi mengenai penanganan imigran dan pencari suaka.

"DPR meminta Presiden membuat regulasi sementara sebagai dasar tindakan para pejabat di lapangan. Mungkin semacam keppres tentang penanganan migran dan pencari suaka," tutur Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Minggu (17/5/2015)

Sebagai bangsa besar dan beradab, kata dia, Indonesia jangan disamakan dengan negara-negara tetangga yang menolak menolong manusia dengan alasan urusan dalam negeri.

Fahri menyesalkan adanya pejabat yang menolak menerima pencari suaka masuk ke perairan Indonesia. Informasi itu diketahui Fahri dari sebuah stasiun televisi luar negeri yang menyebut ada pejabat Indonesia melarang perahu imigran merapat ke dermaga.

"Ada juga pejabat yang menyatakan akan menerima tetapi akan segera dikembalikan. Ada juga yang bahkan menolak mereka mendarat," katanya.

Menurut dia, dapat dimengerti sikap dan tindakan sebagian pejabat ini karena tidak adanya dasar hukum kuat bagi para pejabat negara untuk mengambil tindakan nyata.

"Sampai saat ini memang Indonesia belum mengatur sama sekali ketentuan tentang para pencari suaka. Tetapi apakah itu bisa menjadi alasan untuk tidak melihat secara nyata penderitaan yang dirasakan oleh bangsa lain?" tutur Fahri.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai penderitaan etnis Rohingya sangat jelas. "Apakah kita sebagai bangsa berperikemanusiaan tega melihat derita mereka?" ujarnya dengan nada bertanya.
(dam)
Berita Terkait
Dua Pencari Suaka di...
Dua Pencari Suaka di Kalideres Positif Corona
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Kembali Gelar Aksi di Depan Kantor UNHCR
Berlomba Tampung Pengungsi...
Berlomba Tampung Pengungsi Afghanistan, Bagaimana dengan RI?
Jadi Target Komunitas...
Jadi Target Komunitas Gay Ekstrimis, Pria Brasil Minta Suaka ke Rusia
Pencari Suaka WN Myanmar...
Pencari Suaka WN Myanmar Pakai Identitas Palsu Ditangkap Imigrasi di Riau
Mengapa Kanada Tutup...
Mengapa Kanada Tutup Perbatasan bagi Pencari Suaka?
Berita Terkini
Berkas Kasus Ijazah...
Berkas Kasus Ijazah Jokowi dengan Tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa Lengkap, Segera Disidang
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Nadiem Bacakan Pledoi:...
Nadiem Bacakan Pledoi: Usai Terima Bintang Mahaputra Adipradana Dihadiahi Jeruji Besi
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved