Pecah Demokrat Gagal, SBY Kembali Rebut Kursi Ketua Umum
Selasa, 12 Mei 2015 - 17:37 WIB
Pecah Demokrat Gagal, SBY Kembali Rebut Kursi Ketua Umum
A
A
A
JAKARTA - Internal Partai Demokrat mengaku sudah mengetahui pihak diduga berupaya memecah partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menngungkapkan pihak itu sengaja datang ke Kongres Partai Demokrat untuk memecah soliditas internal Partai Demokrat. Namun, Ruhut enggan menyebutkan siapa dimaksud pihak berupaya memecah internal Partai Demokrat tersebut.
"Kalian juga sudah tahulah. Kalau seperti lagunya Ebit, coba tanya pada rumput yang bergoyang," ujar Ruhut sambil tertawa di Kongres IV Partai Demorat, Surabaya, Selasa (12/5/2015).
Dia menegaskan, upaya memecah internal Partai Demokrat itu telah gagal. Buktinya, kata dia, SBY sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Dia yakin kongres IV dapat berjalan lancar sampai akhir. Bahkan, dia juga yakin usaha SBY merebut kembali kursi ketua umum berjalan mulus melalui mekanisme pemilihan aklamasi.
"Di Partai kami hanya ada satu matahari, yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau ada kader lain yang mau coba-coba saya merasa sedih. Kenapa? Kami bisa begini, karena Pak SBY," tandasnya.
Baca: Risiko Paksakan SBY Kembali Pimpin Demokrat.
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menngungkapkan pihak itu sengaja datang ke Kongres Partai Demokrat untuk memecah soliditas internal Partai Demokrat. Namun, Ruhut enggan menyebutkan siapa dimaksud pihak berupaya memecah internal Partai Demokrat tersebut.
"Kalian juga sudah tahulah. Kalau seperti lagunya Ebit, coba tanya pada rumput yang bergoyang," ujar Ruhut sambil tertawa di Kongres IV Partai Demorat, Surabaya, Selasa (12/5/2015).
Dia menegaskan, upaya memecah internal Partai Demokrat itu telah gagal. Buktinya, kata dia, SBY sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Dia yakin kongres IV dapat berjalan lancar sampai akhir. Bahkan, dia juga yakin usaha SBY merebut kembali kursi ketua umum berjalan mulus melalui mekanisme pemilihan aklamasi.
"Di Partai kami hanya ada satu matahari, yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau ada kader lain yang mau coba-coba saya merasa sedih. Kenapa? Kami bisa begini, karena Pak SBY," tandasnya.
Baca: Risiko Paksakan SBY Kembali Pimpin Demokrat.
(kur)