Eks Ketua DPC Demokrat: Kongres Tandingan Solusi Terbaik
Selasa, 12 Mei 2015 - 16:50 WIB
Eks Ketua DPC Demokrat: Kongres Tandingan Solusi Terbaik
A
A
A
JAKARTA - Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto angkat bicara mengenai pelaksanaan Kongres IV Partai Demokrat yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur.
Menurut Tri, Kongres Demokrat tersebut dianggap sudah tak demokratis lagi. Pasalnya, Kongres hanya bersifat seremoni yang pemenangnya sudah bisa ditebak.
"Kongres akal-akalan dan tidak mencerminkan demokrasi hanya seremonial untuk mengukuhkan SBY menjadi ketua umum lagi," ujar Tri ketika dihubungi Sindonews, Selasa (12/5/2015).
Tri mengaku sebagai Ketua DPC yang hak suaranya sudah dicabut partai yang sekarang dipimpin mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, jika ada usulan membentuk Kongres tandingan, dirinya mengaku sangat mendukung.
"Kongres tandingan adalah solusi terbaik untuk Partai Demokrat agar lahir tokoh muda yang bener-bener bisa membawa kembali kejayaan Partai Demokrat di 2019," ungkap Juru Bicara Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini.
Kaukus Penyelamat Partai Demokrat diberitakan mengusulkan agar dibuat Kongres tandingan. Kongres tandingan tercetus karena akumulasi dan kekecewaan sejumlah kader Demokrat yang diperlakukan tidak adil.
Menurut Tri, Kongres Demokrat tersebut dianggap sudah tak demokratis lagi. Pasalnya, Kongres hanya bersifat seremoni yang pemenangnya sudah bisa ditebak.
"Kongres akal-akalan dan tidak mencerminkan demokrasi hanya seremonial untuk mengukuhkan SBY menjadi ketua umum lagi," ujar Tri ketika dihubungi Sindonews, Selasa (12/5/2015).
Tri mengaku sebagai Ketua DPC yang hak suaranya sudah dicabut partai yang sekarang dipimpin mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, jika ada usulan membentuk Kongres tandingan, dirinya mengaku sangat mendukung.
"Kongres tandingan adalah solusi terbaik untuk Partai Demokrat agar lahir tokoh muda yang bener-bener bisa membawa kembali kejayaan Partai Demokrat di 2019," ungkap Juru Bicara Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini.
Kaukus Penyelamat Partai Demokrat diberitakan mengusulkan agar dibuat Kongres tandingan. Kongres tandingan tercetus karena akumulasi dan kekecewaan sejumlah kader Demokrat yang diperlakukan tidak adil.
(kri)