Hankam

HUT TNI, kesejahteraan prajurit harus diperhatikan

Kamis,  4 Oktober 2012  −  19:04 WIB
HUT TNI, kesejahteraan prajurit harus diperhatikan
ilustrasi

Sindonews.com – Hari ulang tahun (HUT) ke-67 TNI disikapi banyak kalangan hanya sebagai momentum meningkatkan kemampuan alat utama sistem senjata (alutsista). Sementara peningkatan kualitas dan perbaikan kesejahteraan prajurit tak diperhatikan.

Menurut Anggota Komisi I DPR Susaningtyas Kertopati, peningkatan kualitas dan kesejahteraan prajurit harus tetap diprioritaskan. Meski diakui sekarang ini besaran anggaran untuk pertahanan masih jauh dari ideal.

“Kesejahteraan prajurit juga tidak kalah penting,” katanya di Jakarta, Kamis (4/10/2012).

Jumlah alokasi anggaran untuk sektor pertahanan beberapa tahun terakhir ini memang terus meningkat. Pada tahun ini, APBN menggelontor sebanyak Rp64,4 triliun. Sedangkan dalam APBN 2013 direncanakan naik menjadi Rp77,7 triliun atau terbesar kedua setelah sektor pendidikan.

Walaupun begitu, Susaningtyas menilai dana tersebut masih jauh dari ideal untuk memenuhi target pembangunan kekuatan pokok minimum (minimum essential force/MEF).

Menurut Politikus Partai Hanura itu peningkatan kesejahteraan prajurit penting dilakukan untuk menjaga semangat juang dan mendorong peningkatan kinerja para prajurit TNI.

“Bayangkan saja, alutsista kita canggih dan mahal, tapi awaknya hidup tidak layak karena rumah prajurit dan kesejahteraannya masih belum baik. Bagaimana prajurit punya peran perjuangan yang mantap,” cetusnya.

Di lain pihak, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menyatakan, momentum hari jadi TNI ini akan digunakan untuk terus melakukan revitalisasi atas peran dan fungsi TNI sesuai format kebijakan reformasi nasional.

“Salah satu pentingnya adalah upaya untuk meningkatkan profesionalitas dan kesejahteraan prajurit TNI serta PNS TNI,” katanya.

Dia menyebut, sejauh ini pemerintah telah memberikan perhatian menyangkut perbaikan kesejahteraan prajurit. Di antaranya adalah memberikan tunjangan khusus bagi prajurit yang bertugas di perbatasan.

Peningkatan kesejahteraan ini dilakukan untuk memelihara kesiapan, motivasi, semangat, pengabdian, serta kinerja prajurit.

“Peningkatan kesejahteraan ini sesuai dengan tuntutan tugas yang dihadapkan dengan perkembangan lingkungan strategis,” imbuhnya.


(rsa)

views: 1.198x

 

shadow