Politik

Masa jabatan kepala daerah tetap

Kamis,  9 Agustus 2012  −  06:28 WIB
Masa jabatan kepala daerah tetap
Ilustrasi.Okezone

Sindonews.com - Pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) yang rencananya bakal diserentakkan, tidak akan mengurangi masa jabatan kepala daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan, yang akan dipercepat hanyalah proses pemilihan kepala daerah, sedangkan masa jabatan kepala daerah tetap mengacu pada aturan perundang-undangan, yakni selama lima tahun.

“Karena tidak boleh dikurangi, jabatan tetap lima tahun,” tandas Gamawan di Jakarta kemarin.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berencana menunda pilkada di 43 daerah yang pelaksanaannya dijadwalkan tahun 2014.

Alasannya, pelaksanaan pilkada itu berdekatan dengan pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres), sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kejenuhan masyarakat.

Perubahan jadwal pilkada di 43 daerah ini diserahkan ke masing-masing daerah. Jika nantinya pilkada yang berlangsung pada 2014 ditunda satu tahun, lebih dari separuh pilkada akan digelar pada tahun yang sama yakni 2015. Saat ini, pembahasan mengenai wacana pilkada serentak masih berlangsung di DPR.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meyakini pelaksanaan pilkada serentak justru akan meningkatkan partisipasi pemilih.

Anggota KPU Ida Budhiati mengatakan, partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan pilkada selama ini terus menurun. Hal ini disebabkan kejenuhan pemilih dalam menyalurkan suaranya karena terlalu sering mengikuti pemilihan.


Selanjutnya...

views: 971x
Halaman 1 dari 3
Bagikan artikel ini :

 

shadow