Masa jabatan kepala daerah tetap

Masa jabatan kepala daerah tetap
Ilustrasi.Okezone
A+ A-
Sindonews.com - Pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) yang rencananya bakal diserentakkan, tidak akan mengurangi masa jabatan kepala daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan, yang akan dipercepat hanyalah proses pemilihan kepala daerah, sedangkan masa jabatan kepala daerah tetap mengacu pada aturan perundang-undangan, yakni selama lima tahun.

“Karena tidak boleh dikurangi, jabatan tetap lima tahun,” tandas Gamawan di Jakarta kemarin.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berencana menunda pilkada di 43 daerah yang pelaksanaannya dijadwalkan tahun 2014.

Alasannya, pelaksanaan pilkada itu berdekatan dengan pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres), sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kejenuhan masyarakat.

Perubahan jadwal pilkada di 43 daerah ini diserahkan ke masing-masing daerah. Jika nantinya pilkada yang berlangsung pada 2014 ditunda satu tahun, lebih dari separuh pilkada akan digelar pada tahun yang sama yakni 2015. Saat ini, pembahasan mengenai wacana pilkada serentak masih berlangsung di DPR.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meyakini pelaksanaan pilkada serentak justru akan meningkatkan partisipasi pemilih.


Selanjutnya...
dibaca 1.547x
Halaman 1 dari 3
Top