alexa snippet

Di BDF, Jokowi Bicara Soal Agama, Toleransi, dan Palestina

Di BDF, Jokowi Bicara Soal Agama, Toleransi, dan Palestina
Presiden Jokowi saat membuka pertemuan BDF ke-9 yang digelar di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia secara aktif mendorong sinergi antara demokrasi, agama, dan toleransi. Indonesia adalah negara berpenduduk Islam terbesar di dunia dan Islam masuk ke Indonesia dengan cara damai.

Sehingga nilai mengenai perdamaian sampai saat ini terus dipegang oleh umat Islam Indonesia dan juga oleh semua umat di Indonesia.

“Selain Islam, Indonesia adalah rumah bagi umat Kristiani, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu,” kata Jokowi saat membuka pertemuan Bali Democracy Forum (BDF) ke-9 yang digelar di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (8/12/2016).

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, Jokowi menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia dalam setiap pertemuan bertaraf internasional. Menurutnya hal in tidak lepas dari banyaknya konflik yang terjadi di sejumlah negara.
 
"Termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, serta munculnya paham radikalisme dan ekstremisme di berbagai pelosok dunia. Menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ucap Jokowi.

Tantangan dari dalam negeri pun menurut Jokowi, muncul dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial, dan hal itu dialami oleh hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman. Optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," tuturnya.



(maf)
views: 5.030
loading gif
Top