Respons Istana Soal Beredar Nama BG dan Buwas Jadi Calon Kapolri
Jum'at, 03 Juni 2016 - 05:31 WIB
Respons Istana Soal Beredar Nama BG dan Buwas Jadi Calon Kapolri
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akan paripurna dari masa tugasnya pada Juli 2016 mendatang. Muncul spekulasi sejumlah nama calon penggantinya sudah dipersiapkan pemerintah.
Kabar paling santer Wakil Kepala Polri Komjen Pol Budi Gunawan atau BG disebut-sebut calon paling kuat untuk menggantikan Badrodin Haiti.
Namun terbaru juga muncul nama Ketua BNN, Komjen Budi Waseso atau akrab disapa Buwas ikut masuk radar pembicaraan serius pemerintah untuk mengisi orang nomor satu di Korps Bhayangkara.
Terkait hal ini pihak istana mengatakan, calon Kapolri sepenuhnya kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memutuskan siapa yang dianggap paling cocok.
"Memang saat ini adalah dalam periode waktu yang diharapkan presiden segera memutuskan. Saya sendiri jujur sampai hari ini belum tahu," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kantornya, Jakarta, Kamis 2 Juni 2016.
Maka itu, terkait beredarnya nama-nama calon Kapolri, termasuk nama BG dan Buwas, publik diminta menunggu keputusan dari presiden.
"Tunggu sampai dengan presiden mengumumkan," tandasnya.
Seperti diketahui, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tengah 'menggodok' sejumlah nama calon Kapolri untuk direkomendasikan kepada Presiden.
Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan selaku Ketua Kompolnas menyatakan pihaknya masih memiliki waktu hingga dua pekan ke depan untuk melaporkan kepada presiden.
Kabar paling santer Wakil Kepala Polri Komjen Pol Budi Gunawan atau BG disebut-sebut calon paling kuat untuk menggantikan Badrodin Haiti.
Namun terbaru juga muncul nama Ketua BNN, Komjen Budi Waseso atau akrab disapa Buwas ikut masuk radar pembicaraan serius pemerintah untuk mengisi orang nomor satu di Korps Bhayangkara.
Terkait hal ini pihak istana mengatakan, calon Kapolri sepenuhnya kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memutuskan siapa yang dianggap paling cocok.
"Memang saat ini adalah dalam periode waktu yang diharapkan presiden segera memutuskan. Saya sendiri jujur sampai hari ini belum tahu," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kantornya, Jakarta, Kamis 2 Juni 2016.
Maka itu, terkait beredarnya nama-nama calon Kapolri, termasuk nama BG dan Buwas, publik diminta menunggu keputusan dari presiden.
"Tunggu sampai dengan presiden mengumumkan," tandasnya.
Seperti diketahui, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tengah 'menggodok' sejumlah nama calon Kapolri untuk direkomendasikan kepada Presiden.
Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan selaku Ketua Kompolnas menyatakan pihaknya masih memiliki waktu hingga dua pekan ke depan untuk melaporkan kepada presiden.
(maf)