Deponering Kasus AS-BW, Jaksa Agung Bunuh Kepastian Hukum

Senin, 15 Februari 2016 - 15:14 WIB
Deponering Kasus AS-BW,...
Deponering Kasus AS-BW, Jaksa Agung Bunuh Kepastian Hukum
A A A
JAKARTA - Rencana deponering kasus Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (AS) oleh Jaksa Agung HM Prasetyo menuai kritik. Deponering kasus AS dan BW bahkan dinilai sebagai sikap otoriter dan arogan yang ditunjukkan oleh Prasetyo.

"Mendeponering kasus Samad dan BW berarti tidak menghargai kerja profesional kepolisian, apalagi aparatur kejaksaan negeri sudah melakukan P21 terhadap kasus itu," ucap Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane melalui keterangan pers yang diterima Sindonews, Senin (15/2/2016).

Neta mengingatkan, jaksa agung bahwa syarat deponering suatu kasus adalah jika menyangkut kepentingan umum yang lebih besar. Dalam kasus BW dan AS, Neta menilai, deponering dilakukan tanpa mempertimbangkan kepentingan umum dan hanya menyangkut kepentingan pribadi.

"Jika diambil langkah deponering otomatis kasusnya ditutup dan keberadaan BW-AS sebagai tersangka hilang. Tapi keduanya tetap tersandera dalam ketidakpastian hukum, tersandera apakah bersalah atau tidak," ucap Neta.

Lebih lanjut, Neta menilai apa yang dilakukan Jaksa Agung HM Prasetyo dalam kasus BW dan AS adalah politisasi persoalan hukum untuk pencitraan. Bagi Neta, manuver jaksa agung ini berbahaya bagi rasa keadilan publik maupun masa depan perkembangan hukum.

"Sikap Jaksa Agung itu membunuh kepastian hukum di negeri ini," tegas Neta.

PILIHAN:
KPK Pasang Police Line di Ruang Pejabat MA Andri Tristianto

Pemerintah Banjir Kritikan DPR Soal Amnesti Din Minimi
(kri)
Berita Terkait
Aksi Cukur Rambut Abraham...
Aksi Cukur Rambut Abraham Samad Usai Ketua KPK Jadi Tersangka
Istana Belum Bahas Usulan...
Istana Belum Bahas Usulan Kembalikan UU KPK Lama
Abraham Samad Bertemu...
Abraham Samad Bertemu Prabowo Bahas soal Penguatan KPK
Riwayat Pendidikan Abraham...
Riwayat Pendidikan Abraham Samad yang Diperiksa 10 Jam di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Abraham Samad: 75 Pegawai...
Abraham Samad: 75 Pegawai KPK Ini Tanpa Kompromi Berantas Korupsi
Wakil Ketua DPRD Jatim...
Wakil Ketua DPRD Jatim yang Ditangkap KPK Diduga Berinisial STS
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved