Soal Deklarasi Anies Capres 2024, Demokrat: Kita Cari Formula untuk Menang
Minggu, 08 Januari 2023 - 06:42 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) bersama Anies Baswedan usai pertemuan tertutup di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (7/10/2022). FOTO/SINDOnews/YULIANTO
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrat mengaku masih membahas kemungkinan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024 bersama Koalisi Perubahan. Koalisi pilpres ini sedang diupayakan Demorat bersama Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Untuk deklarasi, masih dalam proses pembahasan dengan teman-teman Koalisi Perubahan. Kita cari formula yang paling memungkinkan untuk menang," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (8/1/2023).
Herzaky menyampaikan, Koalisi Perubahan masih mencari formula memenangkan Anies pada Pemilu 2024. Salah satu hal yang dibahas yakni pendamping Anies, bakal calon wakil presiden (bacawapres) hingga momentum deklarasi Anies.
"Apakah deklarasi koalisi dulu, atau sekaligus dengan capres, ataukah dengan cawapres-nya juga. Semua mesti kami bahas dan pertimbangkan dulu secara detail. Ada kondisi-kondisi berbeda di 2024 dibandingkan 2019, yang perlu kami sesuaikan," ujar Herzaky.
Ia merasa ada perbedaan signifikan antara Pemilu 2024 dengan 2019. Salah satu perbedaan mencolok adalah terkait pelaksanaan waktu kampanye. "Pas Pilpres 2019, waktu kampanye sangat panjang, hampir 8 bulan. Jadi, kalau capres-cawapres ditentukan dan diumumkan di saat-saat terakhir, masih ada waktu kira-kira 8 bulan untuk sosialisasi. Kalau di 2024, waktu kampanye hanya 75 hari. Sangat singkat," katanya.
"Jadi, kalau dulu di Pilpres 2019 baru last minute diumumkan, nama capres dan cawapres bisa jadi element of surprise. Nah, kalau sekarang, di Pilpres 2024, bisa jadi malah gol bunuh diri namanya," kata Herzaky.
"Untuk deklarasi, masih dalam proses pembahasan dengan teman-teman Koalisi Perubahan. Kita cari formula yang paling memungkinkan untuk menang," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (8/1/2023).
Herzaky menyampaikan, Koalisi Perubahan masih mencari formula memenangkan Anies pada Pemilu 2024. Salah satu hal yang dibahas yakni pendamping Anies, bakal calon wakil presiden (bacawapres) hingga momentum deklarasi Anies.
"Apakah deklarasi koalisi dulu, atau sekaligus dengan capres, ataukah dengan cawapres-nya juga. Semua mesti kami bahas dan pertimbangkan dulu secara detail. Ada kondisi-kondisi berbeda di 2024 dibandingkan 2019, yang perlu kami sesuaikan," ujar Herzaky.
Ia merasa ada perbedaan signifikan antara Pemilu 2024 dengan 2019. Salah satu perbedaan mencolok adalah terkait pelaksanaan waktu kampanye. "Pas Pilpres 2019, waktu kampanye sangat panjang, hampir 8 bulan. Jadi, kalau capres-cawapres ditentukan dan diumumkan di saat-saat terakhir, masih ada waktu kira-kira 8 bulan untuk sosialisasi. Kalau di 2024, waktu kampanye hanya 75 hari. Sangat singkat," katanya.
"Jadi, kalau dulu di Pilpres 2019 baru last minute diumumkan, nama capres dan cawapres bisa jadi element of surprise. Nah, kalau sekarang, di Pilpres 2024, bisa jadi malah gol bunuh diri namanya," kata Herzaky.
Lihat Juga :